Naik 11%, BRI Life Raup Pendapatan Premi Rp2,45 Triliun di Kuartal III-2017

PT Asuransi BRI Life membukukan pendapatan premi sebesar Rp2,456 triliun atau tumbuh 11,6% di kuartal III-2017 dibanding kuartal III-2016 yang sebesar Rp2,202 triliun.

“Total pendapatan premi BRI Life sampai dengan kuartal ketiga 2017, mencatat pertumbuhan di industri sebesar 11,6%, dari Rp2,202 Triliun di tahun 2016 menjadi Rp2,456 Triliun di banding periode yang sama 2017. Pendapat premi dari jalur distribusi Bancassurance merupakan kontributor terbanyak atas total pendapatan premi, yakni sebesar Rp362,65 miliar,” kata Direktur Utama BRI Life Rianto Ahmadi dalam keterangan tertulisnya, Jumat (10/11/2017)

endapatan premi dari jalur distribusi bancassurance ini meningkat sebesar 135,7% sampai dengan kuartal ketiga 2017 dibanding periode yang sama di tahun 2016. Untuk ANP jalur distribusi Agency juga mengalami pertumbuhan signifikan sebesar 69,36%, dari Rp26,37 miliar di kuartal III-2016 menjadi Rp44,66 miliar di periode yang sama 2017.

Pertumbuhan signifikan lainnya adalah dari sisi asuransi mikro, di mana pertumbuhan polis meningkat menjadi sebesar 56,9% dari 1,53 juta polis di kuartal III-2016 meningkat menjadi 2,4 Juta polis di periode yang sama di 2017.

“Pencapaian pertumbuhan ini menjelaskan bahwa asuransi BRI Life terus tumbuh, melalui komitmen dan literasi yang terus disampaikan terutama kepada nasabah serta masyarakat umum lainnya,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur Pemasaran BRI Life, Fabiola N Sondakh mengatakan, pertumbuhan tersebut tidak terlepas dari peran tenaga pemasar BRI yang aktif. Fabiola mengatakan, tenaga pemasar BRI pun meningkat pada tahun ini.

“Peningkatan jumlah tenaga pemasar BRI Life pada kuartal ketiga tahun ini meningkat sebesar 84,6% menjadi sekitar 2.400 orang tenaga pemasar, dibandingkan dengan periode yang sama ditahun 2016 sebanyak 1.300 orang. Jumlah terbanyak dari total tenaga pemasar tersebut berasal dari jalur distribusi Bancassurance,” tukasnya.

Post Terkait