Minim Sentimen Positif Rupiah Mixed ke Rp13.556/USD

Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bergerak mixed karena minimnya sentimen positif dalam negeri. Sementara itu, Dolar Amerika Serikat (AS) menguat terhadap mata uang utama lainnya, karena para investor mempertimbangan serangkaian laporan ekonomi positif Amerika Serikat.

Melansir Bloomberg Dollar Index pada Senin (19/2/2018), Rupiah pada perdagangan spot exchange rate di Pasar Asia melemah 26 poin atau 0,19% ke Rp13.556 per USD. Adapun pergerakan harian Rupiah, berada di kisaran Rp13.541 per USD – Rp13.557 per USD.

Sementara Yahoofinance mencatat Rupiah menguat 7 poin atau 0,05% menjadi Rp13.548 per USD. Dalam pantauan Yahoofinance, Rupiah berada dalam rentang Rp13.548 per USD hingga Rp13.557 per USD.

Kurs Dolar AS menguat terhadap mata uang utama lainnya. Departemen Perdagangan AS mengatakan pada Jumat 16 Febuari 2018, bahwahousing starts atau rumah baru dibangun yang dimiliki secara pribadi pada Januari berada pada tingkat tahunan disesuaikan secara musiman sebanyak 1,326 juta unit, 9,7% di atas perkiraan Desember yang direvisi sebesar 1,209 juta unit.

Angka housing starts terbaru menandai tingkat tertinggi sejak Oktober 2016 dan mengalahkan ekspektasi pasar.

Sedangkan, laporan tengah bulanan Universitas Michigan mengenai sentimen konsumen AS menunjukkan bahwa indeks naik menjadi 99,9 di Februari, 4,4% lebih tinggi dari bulan sebelumnya dan tercatat sebagai level tertinggi kedua sejak 2004.

Harga impor AS meningkat 1,0% pada Januari, di atas perkiraan pasar sebesar 0,6%, sedangkan harga untuk ekspor AS naik 0,8% pada Januari menyusul kenaikan 0,1% bulan sebelumnya, Departemen Tenaga Kerja mengatakan pada Jumat (16/2).

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, meningkat 0,59% menjadi 89,119 pada akhir perdagangan.

Post Terkait