Miliarder India Habiskan Rp445,5 Triliun untuk Pengembangan Handset 4G

Miliarder asal India Mukesh Ambani sekaligus pemilik Reliance Industries telah menghabiskan USD33 miliar atau setara dengan Rp445,5 triliun (mengacu kurs Rp13.500) untuk proyek yang bekerja sama dengan raksasa elektronik Qualcomm dan Spreadtrum untuk merancang handset 4G berbiaya rendah.

Mukesh secara diam-diam mengakuisisi perusahaan kecil yang memiliki lisensi hanya untuk menyediakan internet broadband.

Seperti dilansir Forbes, Jumat (9/3/2018), Reliance Industries telah menghabiskan USD33 miliar untuk proyek tersebut. Seumber pendanaan berasal dari ekuitas sebesar USD17 miliar ditambah kredit pembayaran dan pemasok yang ditangguhkan sebanyak USD9 miliar, serta utang sebesar USD7 miliar.

Reliance adalah perusahaan terbesar ke 106 di dunia, setelah memperoleh keuntungan USD4,6 miliar pada tahun lalu dengan penjualan USD50,9 miliar. Perusahaan ini adalah pemain utama minyak dan gas dan mengoperasikan salah satu kilang minyak terbesar di dunia.

Ambani berhasil mengkrak kinerja saham Reliance dengan investasi USD33 miliar di Jio, layanan broadband 4G yang telah menarik 160 juta pelanggan sejak diluncurkan 18 bulan yang lalu.

Pertumbuhan tersebut mendorong saham Reliance sebesar lebih dari 70% pada tahun lalu dan menyumbang 16,9 miliar euro untuk kekayaan Ambani.

Pada tahun 2005, Mukesh menjadi orang kaya kelima di dunia dengan kekayaan mencapai USD45 miliar.

 

Post Terkait