Meroket 24%, Intiland Berhasil Raih Laba Bersih Rp187,6 Miliar

Pada semester I-2017, PT Intiland Development Tbk (DILD) mencatat kenaikan laba bersih sebesar Rp36,92 miliar. Angka ini, mengalami kenaikan sebesar 24,5% jika dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya.

Melansir keterbukaan informasi yang diterbitkan perseroan di Jakarta, Kamis (27/7/2017), PT Intiland Development Tbk (DILD) mencetak laba bersih sebesar Rp187,6 miliar pada semester I-2017. Dari pencapaian pada periode sama pada 2016 Rp150,6 miliar.

Perseroan juga mencatat, pendapatan usaha pada semester pertama 2017 sebesar Rp1,3 triliun atau naik 18,5% dari perolehan pada periode sama pada 2016 yaitu Rp1,1 triliun. Dengan demikian, maka laba per saham Intiland Development pun mengalami kenaikan menjadi Rp18 dari sebelumnya Rp15.

Berdasarkan segmen pengembangannya, kawasan industri menjadi kontributor pendapatan usaha terbesar mencapai Rp551 miliar atau 41% dari keseluruhan. Jumlah itu berasal dari penjualan lahan di Ngoro Industrial Park dan sisanya dari penjualan pergudangan Aeropolis Technopark di proyek Aeropolis di Tangerang.

Segmen pengembangan mixed-use dan high rise tercatat memberikan kontribusi sebesar Rp316 miliar atau 24% dari keseluruhan. Penjualan dari proyek apartemen 1Park Avenue menjadi kontributor pendapatan terbesar di segmen ini. Selanjut, segmen properti investasi (investment properties) yang nilainya mencapai Rp252,3 miliar atau 19% dari keseluruhan.

Di sisi lain, Intiland Development juga mencatat penurunan utang menjadi Rp6,60 triliun dari sebelumnya Rp6,78 triliun. Utang tersebut terdiri dari utang jangka pendek sebeesar Rp3,17 triliun dan utang jangka panjang sebesar Rp3,43 triliun.

Selain itu, aset perseroan juga tercatat mengalami kenaikan menjadi Rp12,55 triliun, dari sebelumnya Rp11,84 triliun. Aset tersebut terdiri dari aset lancar sebesar Rp3,51 triliun dan aset tidak lancar sebesar Rp9,03 triliun.

Post Terkait