Menko Darmin: Ini Momentum Kembangkan Ekonomi Digital

Ekonomi digital tumbuh dengan cepat seiring pesatnya perkembangan teknologi saat ini. Pemerintah optimis hal itu dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian negara. Apalagi bisnis berbasis digital menawarkan banyak keuntungan.

“Ini momentum spesial di mana teknologi, lingkungan global ekonomi digital sedang berkembang sangat cepat,” kata Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution di JCC Senayan, Jakarta, Rabu (20/9/2017).

Tak sedikit negara yang perekonomiannya tumbuh pesat dengan adanya dukungan dari bisnis yang mengandalkan kemajuan teknologi digital. Ekonomi digital sendiri telah menciptakan perubahan pola konsumsi masyarakat.

Darmin mencontohkan salah satu negara yang memperoleh dampak positif dari adanya ekonomi digital, misalnya China. Banyak startup atau perusahaan rintisan berbasis digital di negara tersebut yang dari kecil pada akhirnya menjadi perusahaan besar.

“Kita akan kaget seperti Tiongkok. Begitu banyak anak muda mulai bisnis di bidang ini (digital) baru 7-10 tahun lalu, tapi kemudian punya bisnis yang skalanya besar,” terang mantan Gubernur Bank Indonesia itu.

Sebut saja Alibaba, salah satu perusahaan belanja online (e-commerce) rintisan Jack Ma yang kini menjadi perusahaan e-commerce terbesar di China bahkan dunia. Bahkan, pendapatan Alibaba hampir menyentuh Rp100 triliun atau tepatnya sekira Rp99,88 triliun pada periode kuartal pertama 2017.

Tercatat, pendapatan perusahaan raksasa e-commerce asal China tersebut meroket hingga 56% menjadi 50,1 miliar yuan atau USD7,51 miliar setara Rp99,88 triliun dengan kurs Rp13.300 per USD. Meroketnya pendapatnya Alibaba ditopang pertumbuhan penjualan online yang merupakan basis besar bisnisnya.

Post Terkait