Mengekor Bursa Asia, IHSG Dibuka Turun ke 6.064

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali pembukaan perdagangan awal pekan ini di zona merah. Aksi jual investor dalam negeri mendominasi transaksi perdagangan pagi ini membuat IHSG tak kuasa melemah.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pagi ini menguat. Dolar AS berada di posisi Rp 13.499 dibandingkan posisi pada perdagangan akhir kemarin sore Rp 13.511.

Pada perdagangan preopening, IHSG turun 7,434 poin (0,12%) ke level 6.059,708. Sedangkan Indeks LQ45 melemah 1,895 poin (0,18%) ke level 1.016,811.

Membuka perdagangan, Senin (27/11/2017), IHSG melemah 3,009 poin (0,05%) ke level 6.064,133. Indeks LQ45 berkurang 1,185 poin (0,12%) ke level 1.017,521.

Enam saham sektoral menguat namun tak cukup ampuh membuat IHSG bergairah.

Hingga pukul 09.05 waktu JATS, IHSG berkurang 2,794 poin (0,05%) ke level 6.064,348. Sementara Indeks LQ45 menurun 0,899 poin (0,09%) ke level 1.017,807.

Akhir pekan lalu IHSG naik tipis pada penutupan perdagangan sore setelah hampir sepanjang hari bergerak di zona merah.

Indeks saham AS ditutup lebih tinggi pada akhir pekan. Investor meyakini belanja konsumen meningkat di musim liburan Thanksgiving yang diikuti oleh Black Friday. Indeks Nikkei 225, Kospi, dan All Ordinaries dibuka naik pagi ini.

Bursa-bursa Asia pagi ini kompak bergerak negatif. Berikut situasi di bursa regional pagi hari ini:

  • Indeks Nikkei 225 melemah 95,830 poin (0,42%) ke 22.454,480.
  • Indeks Hang Seng turun 227,660 poin (0,78%) ke level 29.631,381.
  • Indeks Komposit Shanghai berkurang 31,300 poin (0,87%) ke level 3.324,590.
  • Indeks Straits Times melemah 7,140 poin (0,21%) ke level 3.435,350.

Post Terkait