Menarik Dikejar, Harga Emas Masih Loyo

Harga emas acuan dunia pada Senin pagi, 2 Oktober 2017, tercatat turun setelah tekanan terhadap inflasi Amerika Serikat lebih rendah. Selain itu, lemahnya belanja konsumen juga ikut memengaruhi ekspektasi kenaikan suku bunga AS.

Dilansir dari laman Reuters, harga emas di pasar spot turun 0,23 persen di level US$1.283,96 per ons. Sementara itu, emas berjangka AS, untuk pengiriman Desember turun 0,16 persen menjadi US$1.286,6 per ons.

Data A.S. menunjukkan inflasi tercatat lebih rendah pada Agustus, dengan indeks harga konsumsi sebesar 1,3 persen dari tahun ke tahun. Sebelumnya, inflasi pada Juli, tercatat lebih tinggi yaitu 1,4 persen.

Emas Antam

Sementara itu, harga emas di PT Aneka Tambang Tbk pada perdagangan hari ini, tercatat turun sebesar Rp1.000 per gram dibandingkan harga perdagangan Sabtu 30 September 2017.

Berdasarkan data dari Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia Antam, dikutip Senin 2 Oktober 2017, untuk pembelian di kantor Pulogadung, Jakarta Timur, emas dibanderol Rp606 ribu per gram.

Sementara itu, untuk pembelian kembali, atau buyback, Antam hari ini tidak menetapkan harga.

Berikut ini, harga emas berdasarkan ukuran. Emas lima gram Rp2,88 juta, 10 gram Rp5,72 juta, 25 gram Rp14,22 juta, dan 50 gram Rp28,4 juta. Kemudian, emas 100 gram dibanderol Rp56,75 juta, 250 gram Rp141,75 juta, dan emas 500 gram Rp283,3 juta.

Untuk produk Batik all series ukuran 10 gram dan 20 gram dipatok masing-masing Rp6,17 juta dan Rp11,94 juta. Selanjutnya, produk edisi Idul Fitri, ukuran dua dan lima gram dibanderol Rp1,24 juta dan Rp2,96 juta.

Transaksi pembelian emas langsung di kantor Antam Pulogadung, setiap harinya dibatasi 150 antrean. Dan, untuk hari ini, hanya ukuran emas 2,5 gram dan lima gram yang tersedia.

Post Terkait