Menabung dengan Pakai Tips Dua Rekening? Inilah Caranya

Semakin canggihnya teknologi bisa membuat Anda lebih mudah dalam bertransaksi di mana saja dan kapan saja. Namun, hal ini juga bisa berdampak buruk bagi Anda yang cenderung konsumtif. Sebab bisa jadi hal ini mempermudah Anda untuk menghabiskan uang tanpa menabung.

Selain itu, bebasnya internet di lingkungan membuat Anda bisa dengan mudah mengakses akun bank dan melakukan transaksi online. Tidak hanya secara online, kerap kali orang-orang belanja di mal secara langsung dan menggunakan kartu kredit atau debit sebagai alat pembayarannya. Hal inilah yang dapat membuat Anda tidak bisa mengontrol pengeluaran dengan mudah.

Cara lain untuk mengontrol pengeluaran Anda adalah membuat kesepakatan dengan diri sendiri untuk tidak konsumtif. Selain itu, berniatlah untuk menabung atau buatlah dua akun tabungan di bank untuk menyimpan uang tabugan. Pastikan jika keniatan Anda dilakukan dan yakinlah jika hal tersebut akan bermanfaat bagi Anda di masa depan.

Membuka akun baru di bank memang cukup mudah. Namun, bagaimana caranya agar usaha tersebut berhasil? Yuk, simak cara menabung dengan dua akun bank berikut ini.

1. Cek Gaji pada Rekening

Hal yang harus Anda lakukan untuk menabung di dua akun bank adalah dengan mengecek gaji pada rekening. Jika uang sudah masuk, segera pisahkan uang belanja dan uang tabungan Anda. Hal ini harus segera dilakukan agar uang tidak tercampur jadi satu dan Anda bisa mengontrol keluar masuknya uang setiap bulan.

Cara menabung dengan dua rekening mudah sekali. Ambilah 10-25% dari uang gaji untuk ditabung ke dalam rekening kedua. Sementara rekening pertama berisi uang untuk kehidupan sehari-hari atau belanja.

2. Jangan Sering Gunakan ATM

Manusia adalah makhluk yang tidak ada puasnya. Bahkan, cenderung bersikap konsumtif, terutama jika mereka melihat ATM. Bagi Anda yang memang berniat menabung dengan dua rekening atau dua akun bank, ada baiknya tidak menggunakan ATM pada rekening tempat Anda menabung setiap bulan.

Cara ini bisa dikatakan cukup tepat untuk mencegah terjadinya sikap konsumtif pada Anda dan menghindari adanya rasa menggampangkan sesuatu. Anda cukup menggunakan buku tabungan biasa saja. Buku ini berfungsi hanya untuk mengecek masuknya uang tabungan dan jumlah uang dalam tabungan Anda.

3. Tidak Buat Akun m-Banking

Salah satu penyebab sulitnya menabung adalah adannya akun m-Banking yang Anda miliki saat ini. Anda akan lebih mudah belanja online dengan akun m-Banking sehingga akan sering transaksi yang terjadi.

Ada baiknya jika ingin benar-benar menabung, jangan pasang m-Banking di smarphone. Hal ini bertujuan untuk menghindari munculnya hasrat belanja dengan sistem pembayaran debit atau online.

4. Perkuat Niat Menabung

Konsistenlah dalam menabung agar Anda menuai hasil manisnya di masa depan. Cara menjaga konsistensi dalam menabung memang tidaklah mudah, tapi kembali lagi pada setiap invidunya. Perkuatlah niat Anda untuk menabung dan pastikan jika Anda menabung karena ingin aman di masa depan.

Kuatkan niat dalam diri Anda. Yakinkan diri Anda sendiri untuk menabung. Mintalah pendapat orang lain yang lebih berpengalaman. Anda juga bisa mencari inspirasi untuk menabung dari internet. Segala cara harus Anda lakukan demi usaha menabung untuk masa depan yang aman dan cerah.

Kapan Harus Menabung?

Kapan harus menabung ? Jawabanya adalah sejak dini. Menabunglah selagi Anda masih muda. Pastikan jika Anda menabung secara intensif. Ada banyak sekali orang yang masih menunda untuk menabung. Karena itulah, semakin banyak sekali orang yang meminjam uang di bank untuk memenuhi kebutuhan yang sudah benar-benar mendesak.

Bayangkan, jika menabung, tentu Anda tidak memerlukan pinjaman dari bank. Menabung juga bukan semata-mata untuk masa tua, tapi juga untuk memenuhi kebutuhan mendesak, kejadian mendadak, dan memenuhi kebutuhan lainnya. Menabunglah sejak dini. Sisihkan gaji Anda 10-25% untuk ditabung dan sisanya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan tagihan setiap bulan.

Post Terkait