Melantai di Pasar Modal, Saham PSSI Melesat 62%

PT Pelita Samudera Shipping Tbk hari ini resmi berlayar di pasar modal Indonesia. Perusahaan jasa angkutan laut ini menjadi emiten ke 31 yang melakukan penawaran umum saham perdana (initial public offering/IPO) tahun ini.

Saat pertama kali dicatatkan, saham berkode PSSI ini langsung menguat 85 poin atau 62,96% ke level Rp 220 Adapun harga penawaran di level Rp 135 per saham.

Di level itu, saham PSSI telah ditransaksikan 2.164 lot dengan frekuensi 2 kali dan nilainya yang mencapai Rp 45,39 juta

“Kami menjunjung tinggi keadilan bagi pemegang saham publik dan juga keterbukaan serta good corporate governance,” kata Direktur Utama PSSI Iriawan Ibarat di Gedung BEI, Jakarta, Selasa (5/12/2017).

Dalam aksi korporasi ini, PSSI melepas sebanyak 1.006.000.000 lembar saham. Jika dihitung dari harga penawaran maka perseroan memperoleh dana segar hasil IPO sebesar Rp 135,8 miliar.

Dari dana itu sekitar 60% akan digunakan sebagai belanja belanja modal (capital expenditures/capex). Penggunaannya antara lain untuk membeli 1 unit kapal mother vessel.

Lalu 20% dari dana IPO akan digunakan untuk membayar sebagian utang dari Bank UOB Singapura. Sementara 20% sisanya digunakan untuk modal kerja seperti pembelian bahan bakar, suku cadang dan pemeliharaan kapal.

Sebelum IPO, saham Pelita Samudera Shipping dimiliki oleh PT Indoprima Marine sebanyak 59%, lalu Kendilo Pte. Ltd. 36,53% dan sisanya 4,47% dikempit oleh Berty Ekel.

Dalam aksi ini, perseroan menunjuk PT BCA Securities sebagai penjamin pelaksana efek.

Post Terkait