Masih Dihajar Aksi Ambil Untung, IHSG Terpuruk ke 5.802

Aksi ambil untung nampaknya masih menyelimuti pergerakan pasar modal Indonesia. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun sebesar 21 poin atau 0,37% menjadi 5.802.

IHSG mengambil jeda dengan 139 saham menguat, 168 saham melemah, dan 113 saham stagnan. Pada penutupan hari ini, telah terjadi transaksi sebesar Rp2,75 triliun dari 3,55 miliar lembar saham diperdagangkan.

Indeks LQ45 turun 5,7 poin atau 0,59% ke 966, Jakarta Islamic Index (JII) turun 7,8 poin atau 1,05% ke 741, indeks IDX30 turun 3,4 poin atau 0,65% ke 526 dan indeks MNC36 turun 1,75 poin atau 0,52% ke 333.

Sektor infrastruktur tercatat menjadi sektor yang paling membebani IHSG dengan penurunan mencapai 1%. Hanya sektor perkebunan yang masih mencatatkan diri di jalur hijau.

Adapun saham-saham yang bergerak dalam jajaran top gainers, antara lain saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) naik Rp275 ke Rp14.775, saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) naik Rp275 ke Rp13.650, dan saham PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) naik Rp575 ke Rp48.950.

Sedangkan saham-saham yang berada di deretan top losers, antara lain saham PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) turun Rp70 ke Rp2.670, saham PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp3.700 ke Rp76.100, dan saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) turun Rp16 ke Rp342.

Post Terkait