Masih Digencet Dolar AS, Rupiah Dibuka Melemah ke Rp13.348/USD

Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka mengalami pelemahan pagi ini. Rupiah nampaknya masih tertekan penguatan dolar AS menjelang pertemuan Bank Sentral Amerika dan Bank Sentral Eropa.

Melansir Bloomberg Dollar Index, Rupiah pada perdagangan spot exchange rate di pasar Asia melemah 2 poin atau 0,02% menjadi Rp13.348 per USD. Adapun pergerakan Rupiah hari ini, berada di kisaran Rp13.341-Rp13.350 per USD.

Sementara Yahoofinance mencatat, Rupiah melemah 4 poin atau 0,03% menjadi Rp13.350 per USD. Pagi ini, Rupiah tercatat berada dalam rentang perdagangan Rp13.332 per USD hingga Rp13.351 per USD.

Sekadar informasi, indeks dolar AS terhadap sekeranjang enam mata uang utama, tidak berubah di level 93.296, setelah sempat naik 0,15% semalam berkat kenaikan hasil US Treasury, namun tetap menguat terhadap yen Jepang, karena investor memilih mengoleksi dolar AS menjelang pertemuan para bankir sentral di Jackson Hole, Wyoming.

Gubernur The Federal Reserve Janet Yellen dan Presiden Bank Sentral Eropa Mario Draghi diharapkan tidak akan memberikan petunjuk terkait kebijakan moneter kawasan tersebut. Namun, investor menantikan petunjuk mengenai kapan kenaikan suku bunga AS selanjutnya.

Doal AS stabil pada 109,540 per yen Jepang, setelah menguat 0,5%. Greenback diperkirakan akan berakhir 0,3% lebih tinggi terhadap yen pada pekan ini, di mana dolar AS telah merosot serendah 108.635 per yen Jepang, karena ketegangan geopolitik yang berasal dari Semenanjung Korea.

Post Terkait