Mantap! Sepanjang Agustus Rupiah Berhasil Menguat ke Rp13.343/USD

Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 20 dan 22 September 2017 memutuskan untuk menurunkan lagi 7-day Reverse Repo Rate sebesar 25 bps dari 4,50% menjadi 4,25%. Selain itu, suku bunga Deposit Facility turun 25 bps menjadi 3,50% dan Lending Facility turun 25 bps menjadi 5%.

Kepala Pusat Program Transformasi BI Onny Wijanarko mengatakan, penurunan tersebut tidak terlepas dari pergerakan Rupiah yang stabil dan cenderung terapresiasi. Selama Agustus 2017, secara rata-rata rupiah menguat sebesar 0,02% menjadi Rp13.343 per USD.

“Penguatan tersebut dipengaruhi oleh pelemahan dolar AS dan aliran masuk dana asing yang menyebabkan kondisi net supply di pasar valas,” kata dia di Gedung BI, Jakarta, Jumat (22/9/2017).

Menurutnya, pelemahan dolar AS dipengaruhi oleh pernyataan dovish dari The Fed dan ECB, serta kekhawatiran terhadap pertumbuhan ekonomi AS. Sementara itu, aliran masuk dana asing didukung oleh prospek imbal hasil yang tetap positif.

“Di sisi lain, volatilitas nilai tukar Rupiah tetap terjaga dan lebih rendah dibandingkan negara-negara peers. Bank Indonesia akan tetap melakukan langkah-langkah stabilisasi nilai tukar sesuai nilai fundamentalnya dengan tetap menjaga bekerjanya mekanisme pasar,” jelas dia.

Post Terkait