Mantap! Dolar AS Menguat Didukung Positifnya Data Ekonomi

Kurs dolar Amerika Serikat (AS) berhasil menguat. Investor tampaknya merespons sejumlah laporan data ekonomi yang lebih positif.

Data lapangan pekerjaan sektor swasta AS meningkat sebanyak 237.000 pekerjaan pada Agustus, jauh di atas konsensus pasar 185.000. Demikian menurut Laporan Badan Ketenagakerjaan Nasional AS.

Laporan Badan Ketenagakerjaan Nasional sering dilihat sebagai preview untuk data penggajian non pertanian (nonfarm payrolls) AS yang bakal menjadi indikator pasar saham AS.

Produk domestik bruto (PDB) AS juga meningkat pada tingkat tahunan 3% di kuartal kedua 2017, menurut perkiraan kedua yang dikeluarkan oleh Departemen Perdagangan. Selanjutnya, pasar akan mengamati dengan cermat langkah Federal Reserve selanjutnya.

Ekspektasi untuk kebijakan moneter ketat di Amerika Serikat telah diperlemah baru-baru ini oleh data inflasi yang melambat. Ekspektasi pasar untuk kenaikan suku bunga pada Desember kini hanya 35,7%.

Indeks dolar AS, yang mengukur nilai dolar AS terhadap enam mata uang utama, naik 0,68% menjadi 92,877 pada akhir perdagangan.

Pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi USD1,1887 dari USD1,1993 pada sesi sebelumnya, dan poundsterling Inggris turun menjadi USD1,2922 dari USD1,2928 pada sesi sebelumnya. Dolar Australia turun menjadi USD0,7897 dari USD0,7963.

Sementara, dolar AS dibanderol seharga 110,41 yen Jepang, lebih tinggi dari 109,57 yen pada sesi sebelumnya. Dolar AS juga naik menjadi 0,9634 franc Swiss dari 0,9534 franc Swiss, dan mencapai 1,2634 dolar Kanada dari sebelumnya 1,2528 dolar Kanada.

Post Terkait