Managed Security Services Andalan Keamanan Sistem Informasi

Maraknya berbagai serangan virus terhadap software komputer membuat khawatir sejumah pihak. Utamanya bagi sektor perbankan, pemerintahan, hingga e-commerce. Dari virus yang diinjeksikan ke dalam sistem komputer, korban dari para hacker bisa mengalami kerugian besar, seperti transaksi palsu atau kehilangan data penting.

Menyikapi hal tersebut, Indosat Ooredoo menjadi salah satu perusahaan telekomunikasi yang menyediakan layanan sekuritas siber bagi pelanggan korporasi/enterprise. Layanan ini tergolong dalam Managed Security Services. Teknologi dari layanan sekuritas ini meliputi Threat Intelligence, Network Security, Cloud Security, Data Security, Security Services, dan Endpoint Security.

Perlindungan Menyeluruh

“Threat Intelligence berfungsi sebagai referensi panduan untuk mengetahui kondisi IT dalam menangani insiden-insiden yang ada dan dilakukan tahapan analisa,” kata Group Head Business Products Indosat Ooredoo, Budiharto, di kantornya, Jakarta, Senin (29/5/2017).

Sementara Network Security berfungsi untuk menyempurnakan sisi keamanan dari perangkat network yang digunakan, seperti memaksimalkan fungsi & fitur firewall, proxy, & UTM. Sedangkan Cloud Security akan memaksimalkan fungsi Anti Virus Server dan Next Gen Firewall yang berhubungan dengan keamanan jalur transaksi data dan Sistem Operasi yang disimpan di Cloud.

“Data Security berhubungan dengan keamanan data yang disimpan dan digunakan perusahaan. Kemudian Security Service merupakan layanan untuk memberikan bantuan analisa terhadap masalah keamanan data” terangnya lagi

Terakhir, layanan Endpoint Security adalah layanan yang berhubungan langsung dengan sistem operasi yang terdapat di komputer end user/karyawan. Layanan ini dinilai ampuh untuk menangkal serangan ransomware WannaCry maupun Petya karena berkaitan dengan sistem operasi dijalankan di komputer user, seperti Windows.

“Indosat Ooredoo menyediakan antivirus sebagai layanan Endpoint Security yang mampu mendeteksi malware dan ransomware untuk server dan PC. Jika ada satu perintah tidak dikenali bisa dideteksi di sini,” tambah Budiharto.

Enam layanan ini akan dioperasikan secara bersamaan dan di pantau melalui Security Operation Center (SOC).

“Selain teknologi berupa software dan hardware, serta proses pengecekan rutin. Kita juga mempunyai people (SDM) yaitu orang-orang ahli dan tersertifikasi di bidang security cyber” ujar Budiharto.

Pemanfaatan Data Security untuk pendeteksian & penanganan celah

Kendati demikian, sebelum menganalisis masalah lebih jauh ke dalam sistem IT perusahaan, Indosat Ooredoo dalam lingkup data security menawarkan layanan teknologi Clean Server yang disebut dengan Vulnerability Management System (VMS).

VMS merupakan layanan berbasiskan Cloud yang memberikan diagnose terhadap celah –celah keamanan yang terdapat di dalam Sistem Operasi (OS), aplikasi, dan perangkat IT secara real time yang terhubung dengan jaringan infrastruktur internal maupun eksternal.

“Melalui VMS bisa ketahuan celah apa saja yang terbuka dan bagian mana saja yang perlu diperbaiki. Nanti laporannya berbentuk grafik,” ucap Budiharto.

Objek yang dijadikan target untuk pengecekan VMS adalah perangkat IT yang memiliki IP Address dan OS, yang secara umum hal itu didefinisikan sebagai mesin server. Setelah hasil analisa keluar kemudian tim Indosat Oredoo akan memberikan rekomendasi terbaik untuk melakukan langkah-langkah preventif terhadap celah-celah yang ditemukan serta pelanggan akan mendapatkantreatment security sesuai kondisi di lapangan.

Keunggulan VMS ini mampu melakukan scanning server ber-IP Public tanpa harus menambah suatu agent (aplikasi berukuran kecil yang di-install di mesin server) Kemudian dapat mencegah terjadinya serangan-serangan hackersebelum terjadinya ancaman karena selalu dimonitor dari sisi server (OS, aplikasi, database).

Total Solusi

Sampai saat ini beberapa perusahaan sudah melakukan kontrak dengan Indosat Ooredoo Business untuk menangani security IT-nya . Mereka berasal dari sektor perbankan, keuangan, asuransi, manufaktur sampai pertambangan.

Pelayanan sekuritas prima ini tak lepas dari pengalaman bertahun-tahun Indosat Ooredoo. Perusahaan yang semula hanya bergerak di bidang telekomunikasi ini menyadari pentingnya berbagi pengalaman security Cyber kepada pihak lain.

“Kita menggunakan informasi sekuriti yang sangat kompleks. Dari pengalaman kami mengelola jaringan telekomunikasi ini kami punya ide dan kemampuan untuk masuk ke dalam security. Kita bisa juga berikan berbagai layanan server seperti data center dan cloud yang sudah embed dengan security,” tutup Group Head Business Product Indosat Oredoo, Budiharto.

Post Terkait