Latinusa Catatkan Rapor Merah, Ruginya Rp6,6 Miliar

PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL) mencatat kerugian bersih sebesar USD502.533 atau Rp6,6 miliar (kurs Rp13.134 per USD). Kinerja tersebut berbanding terbalik dengan kuartal yang sama tahun lalu yang masih mencetak laba bersih USD736.948.

Dalam keterangan yang dipublikasikan perseroan , Rabu (26/7/2017), penurunan kinerja perusahaan yang dikenal dengan Latinusa ini disebabkan rugi selisih kurs. Kuartal II tercatat USD138.205 dari sebelumnya USD1,34 juta.

Selain itu, beban pokok penjualan juga naik jadi USD68,2 juta pada kuartal II tahun ini dari periode sebelumnya USD61,7 juta. Laba kotor perseroan juga turun dari USD4,3 juta menjadi USD4,2 juta pada kuartal II 2017.

Meski membukukan rugi, namun penjualan perseroan masih mengalami kenaikan menjadi USD72,4 juta pada kuartal II, dari periode sama tahun sebelumnya USD66,08 juta.

Total liabilitas dan ekuitas perseroan mengalami kenaikan, tercatat saat ini USD123,67 dibandingkan sebelumnya USD119,6 pada Desember 2016. Total aset perseroan juga mengalami kenaikan dari USD119,6 menjadi USD123,6 pada kuartal II 2017.

Post Terkait