Laporan Forum Ekonomi Dunia: 10 Tahun Pasca-Krisis Global, Sistem Keuangan Belum Pulih

Sepuluh tahun dari krisis keuangan global, prospek pemulihan ekonomi berkelanjutan tetap berisiko akibat meluasnya kegagalan menerapkan reformasi yang diperlukan untuk mendukung daya saing dan meningkatkan produktivitas yang sangat dibutuhkan, Forum Ekonomi Dunia (WEF) memperingatkan dalam laporannya pada Rabu 27 September 2017.

Menggunakan data 10 tahun, Laporan Daya Saing Global (Global Competitiveness Report) 2017-2018 menyoroti khususnya tiga bidang yang menjadi perhatian terbesar. Ini termasuk sistem keuangan, di mana tingkat kesehatan belum pulih dari keterpurukan pada 2007 dan di beberapa bagian dunia semakin menurun.

 Temuan penting lainnya adalah bahwa daya saing meningkat, tidak melemah, dengan menggabungkan tingkat fleksibilitas dalam angkatan kerja dengan perlindungan hak-hak pekerja yang memadai. Dengan banyaknya jumlah pekerjaan yang akan terganggu akibat otomasi dan robotisasi, menciptakan kondisi yang dapat menahan guncangan ekonomi dan mendukung para pekerja melewati masa transisi akan menjadi vital.

Data WEF juga menunjukkan bahwa alasan mengapa inovasi sering gagal meningkatkan produktivitas, disebabkan oleh ketidakseimbangan antara investasi teknologi dan upaya untuk mendorong penerapannya di seluruh ekonomi yang lebih luas.

Laporan Daya Saing Global WEF adalah penilaian tahunan terhadap faktor-faktor yang mendorong produktivitas dan kemakmuran. Untuk tahun kesembilan berturut-turut, laporan Indeks Daya Saing Global menempatkan Swiss sebagai ekonomi paling kompetitif di dunia, sedikit di depan Amerika Serikat dan Singapura.

Sementara itu, indeks daya saing Tiongkok menempati peringkat tertinggi di antara kelompok negara berkembang besar yang tergabung dalam BRICS, naik satu peringkat menjadi 27.

Post Terkait