Laba MKNT Melejit 569,7 Persen

Perusahaan telekomunikasi berbasis digital Mitra Komunikasi Nusantara (MKNT) mencoba mengembangkan strategi pengembangan aplikasi distribusi.

Itu dilakukan guna mempermudah proses distribusi produk dan layanan telekomunikasi.

Saat ini, perusahaan tengah menyusun layanan berbasis informasi teknologi (IT).

”Platform digital mempercepat dan mengefisienkan proses distribusi produk telekomunikasi, semakin luas dan real-time,” tutur Direktur Utama Mitra Komunikasi Jefri Junaedi beberapa waktu lalu.

Jefri melanjutkan, pengembangan aplikasi digital itu babak lanjutan dari serangkaian pembangunan infrastruktur digital sebelumnya.

Hal itu ternyata berbuah sukses besar menyusul akses mudah terhadap layanan.

Efeknya, perusahaan berhasil mencatat laba bersih Rp 37,2 miliar.

Angka itu menanjak 569,7 persen dibanding periode sama tahun lalu.

Pertumbuhan signifikan itu berkat konsolidasi anak usaha dan kinerja operasional bisnis perdagangan umum telepon seluler, gadget, dan voucher isi ulang.

Selain itu, juga didukung perluasan wilayah distribusi, penguatan cluster atau gerai distribusi regional, dan peningkatan kinerja sumber daya manusia (SDM) melalui optimalisasi tenaga pemasar.

Selain itu, penjualan tercatat sebesar Rp 4,7 triliun atau meningkat 697,4 persen dari periode sama tahun lalu di kisaran Rp 586,7 miliar.

Lonjakan itu merefleksikan daya beli terhadap produk telekomunikasi tergolong tinggi.

”Sebagai penyediaan seluler, gadget, dan voucher isi ulang, menggambarkan pasar berkembang dinamis. Tidak ada pelemahan daya beli pada produk telekomunikasi,” ulas Jefri.

Post Terkait