Krisis Catalonia Bebani Euro, Dolar Masih Bergerak di Level Tertinggi

Dolar AS bergerak di kisaran level tertingginya dalam tiga bulan pada perdagangan pagi ini, Senin (30/10/2017), di tengah pelemahan nilai tukar euro.

Indeks dolar AS yang mengukur kekuatan kurs dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama turun 0,09% atau 0,090 poin ke 94,826 pada pukul 09.41 WIB.

Sebelumnya indeks dolar dibuka turun 0,09% atau 0,082 poin di level 94,834, setelah pada Jumat (27/10) berakhir menguat 0,31% di posisi 94,916.

Sementara itu, nilai tukar mata uang euro terhadap dolar AS hari ini terpantau naik tipis 0,01% ke US$1,1609 pada pukul 09.51 WIB setelah dibuka turun 0,04% di US$1,1603.

Pada perdagangan Jumat (27/10), euro berakhir melemah 0,37% di posisi 1,1608. Pergerakan euro pagi ini terpantau lebih stabil setelah mengalami pelemahan sebesar 1,6% sepanjang pekan lalu, performa terburuknya dalam 11 bulan.

Dilansir Reuters, mata uang euro terbebani sentimen seputar kebijakan European Central Bank (ECB) dan kerusuhan di Catalonia Spanyol yang menyebabkan eruo mengalami pekan terburuk tahun ini.

Pada Sabtu (28/10) waktu setempat, Presiden Catalonia Carles Puigdemont menyerukan ‘oposisi demokratis’ damai untuk pengambilalihan pemerintah pusat di wilayah tersebut menyusul deklarasi kemerdekaannya yang sepihak dari Spanyol.

Sebelumnya, ECB menyatakan akan memperpanjang pembelian obligasi hingga bulan September 2018 seraya mengurangi pembelian bulanannya mulai bulan Januari. Langkah ini membuat investor bertaruh bahwa bank sentral Eropa tersebut tidak akan menaikkan suku bunganya hingga 2019.

“ECB ingin mempertahankan kebijakan akomodatifnya lebih lama, untuk mencapai tujuan inflasi. Jadi euro diperkirakan akan turun dan saya pikir akan berlanjut untuk sementara waktu. Hingga situasi di Catalonia tenang, euro akan tetap terdampak,” kata Masafumi Yamamoto, chief forex strategist di Mizuho Securities, seperti dikutip dari Reuters.

Berbeda dengan ECB, bank sentral Amerika Serikat (AS) The Federal Reserve diperkirakan akan mulai menaikkan suku bunga kemungkinan pada Desember.

The Fed akan mengadakan pertemuan kebijakan yang berlangsung selama dua hari pada hari Selasa dan Rabu pekan ini, yang diperkirakan akan masih mempertahankan suku bunga acuannya.

Di sisi lain, Presiden Donald Trump dikabarkan memiliki kecenderungan pada anggota Dewan Gubernur The Fed Jerome Powell sebagai kandidat terdepan Gubernur The Fed periode berikutnya menggantikan Janet Yellen. Keputusan terkait nama pemimpin baru The Fed direncanakan akan diumumkan oleh Trump pekan ini.

Posisi indeks dolar AS                                       

30/10/2017

(Pk. 09.41 WIB)

94,826

(-0,09%)

27/10/2017

94,916

(+0,32%)

26/10/2017

94,612

(+0,96%)

25/10/2017

93,711

(-0,07%)

24/10/2017

93,772

(-0,17%)

Post Terkait