Kinerja Perbankan Apik, Jangan Salah Pilih Beli Sahamnya

Perusahaan di sektor keuangan merupakan salah satu sektor yang cukup peting bagi perekonomian. Pemerintah mengklaim bahwa kondisi perekonomian saat ini sudah mulai membaik, lalu bagaimana kinerja emiten di sektor keuangan di sepanjang semester pertama tahun ini?

Rata-rata kinerja dari perusahaan tercatat di sektor cukup baik, pergerakan saham sektor keuangan juga cukup apik. BEI mencatat indeks sektor keuangan dari awal tahun hingga penutupan perdagangan kemarin sudah menguat 19,65% ke level 971,45.

Kenaikan indeks keuangan tersebut tentunya juga didorong dari kinerja keuangannya. Rata-rata emiten sektor keuangan saat ini sudah mengeluarkan laporan keuangan di semester I-2017.

Berikut rekap kenaikan laba dari emiten-emiten keuangan di semester I-2017 vs semester I-2016, serta pergerakan saham dari awal tahun hingga perdagangan Jumat 28 Juli 2017:

PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI)
Laba Bersih: Naik 46,7% dari Rp 4,37 triliun menjadi Rp 6,41 triliun
Pergerakan saham: Menguat 34,24% dari Rp 5.475 ke Rp7.350.

PT Bank Central Asia Tbk (BBCA)
Laba Bersih: Naik 9,7% dari Rp 9,57 triliun menjadi Rp 10,5 triliun
Pergerakan saham: Menguat 19,17% dari Rp 15.775 ke Rp 18.800.

PT Bank Mandiri Tbk (BMRI)
Laba Bersih: Naik 33,6% dari Rp 7,08 triliun menjadi Rp 9,46 triliun
Pergerakan saham: Menguat 18,36% dari Rp 13.375 ke Rp 11.300.

PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN)
Laba Bersih: Naik 22,1% dari Rp 1,04 triliun menjadi Rp 1,27 triliun
Pergerakan saham: Menguat 25,7% dari Rp 2.060 ke Rp 2.590.

PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN)
Laba Bersih: Naik 17,91% dari rugi Rp 1,73 triliun menjadi Rp 2,04 triliun
Pergerakan saham: Menguat 47,54% dari Rp 3.660 ke Rp 5.400.

PT Bank Maybank Indonesia Tbk (BNII)
Laba Bersih: Naik 16,3% dari Rp 858 miliar menjadi Rp 998 miliar
Pergerakan saham: Melemah 9,9% dari Rp 342 ke Rp 308.

PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk PT (BJTM)
Laba Bersih: Naik 31,5% dari Rp 561 miliar menjadi Rp 738 miliar
Pergerakan saham: Menguat 8,6% dari Rp 580 ke Rp 630.

PT Bank OCBC NISP Tbk (NISP)
Laba Bersih: Naik 23,6% dari Rp 914 miliar menjadi Rp 1,13 triliun
Pergerakan saham: Menguat 14,5% dari Rp 1.650 ke Rp 1.890.

PT Bank Panin Tbk (PNBN)
Laba Bersih: Naik 23,6% dari Rp 1,09 triliunmenjadi Rp 1,34 triliun
Pergerakan saham: Menguat 47,6% dari Rp 735 ke Rp 1.085.

Analis Binaartha Sekuritas Reza Priyambada mengatakan, kinerja keuangan emiten perbankan menjadi bukti bahwa sektor keuangan masih bagus. Hal ini menjadi sentimen positif bagi saham-saham disektor tersebut.

Namun untuk di semester kedua tahun ini, menurut Reza belum tentu saham-sahamnya melanjutkan penguatan. Sebab saham-saham emiten perbankan cukup sensitif terhadap berita-berita yang beredar.

“Penguatan masih ada ruang, apalagi kalau kita lihat berita-berita di perbankan marak. Kalau yang sekarang banyak pelaku pasar yang masih transaksi saham sektor keuangan karena merespon rilis kinerja keuangan, setelah sentimen itu tentu butuh sentimen lainnya lagi. Jadi tergantung manajemen perbankan untuk menyampaikan informasi,” tuturnya saat dihubungi detikFinance, Senin (31/7/2017).

Jadi menurutnya, belum tentu semua saham-saham perbankan itu akan menguat. Dia merekomendasikan saham-saham BBCA dan BBNI untuk sektor perbankan kelas atas. Sementara untuk kelas bawah direkomendasikan saham BBTN.

“Kalau Bank Mandiri masih belum, karena kinerjanya masih harus diuji lagi. Karena di akhir tahun sempat turun, lalu setengah tahun ini naik. Jadi sustain-nya belum kelihatan, itu yang mau kita lihat,” pungkasnya.

Post Terkait