Jeda Siang, IHSG Lanjutkan Pelemahan ke 6.044

Belum ada sentimen positif yang bisa membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat. Jeda siang ini, IHSG masih melanjutkan pelemahan 6.044.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pagi ini stagnan. Dolar AS berada di posisi Rp 13.508 dibandingkan posisi pada perdagangan akhir kemarin sore Rp 13.402.

Pada perdagangan preopening, IHSG turun 8,341 poin (0,14%) ke level 6.053,026. Sedangkan Indeks LQ45 melemah 2,127 poin (0,20%) ke level 1.017,096.

Membuka perdagangan, Kamis (30/11/2017), IHSG naik menurun 6,536 poin (0,11%) ke level 6.054,831.

Hingga pukul 09.05 waktu JATS, IHSG berkurang 10,298 poin (0,17%) ke level 6.051,069.

Menutup perdagangan sesi pertama siang ini, IHSG masih melemah. IHSG turun 17,309 poin (0,29%) ke 6.044,058. Indeks LQ45 melemah 3,529 poin (0,35%) ke 1.015,694.

Posisi tertinggi IHSG tercatat di 6.053,595 dan terendah di 6.034,632. Perdagangan saham siang ini terpantau ramai dengan frekuensi perdagangan 163.216 kali transaksi sebanyak 15,9 miliar lembar saham senilai Rp 4 triliun.

Pergerakan IHSG didominasi pelemahan 8 sektor saham. Saham sektor perdagangan mengalami pelemahan paling dalam mencapai 0,79%. Sebanyak 131 saham menguat, 167 saham melemah dan 124 saham stagnan.

Mayoritas bursa Asia siang ini bergerak melemah. Hanya bursa saham Jepang yang bisa berbalik positif. Berikut situasi di bursa regional siang hari ini:

  • Indeks Nikkei 225 naik 105,352 poin (0,46%) ke 22.702,359.
  • Indeks Hang Seng turun 313,779 poin (1,03%) ke level 29.317,311.
  • Indeks Komposit Shanghai turun tipis 2,830 poin (0,08%) ke level 3.334,980.
  • Indeks Straits Times melemah 10,170 poin (0,29%) ke level 3.428,160.

Saham-saham yang naik tinggi dan masuk jajaran top gainers di antaranya adalah, Golden Energy (GEMS) naik Rp 230 ke Rp 2.600, Gudang Garam (GGRM) naik Rp 175 ke Rp 80.275, Minna Padi (PADI) naik Rp 160 ke Rp 1.200 dan Bukit Asam (PTBA) naik Rp 150 ke Rp 11.400.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk jajaran top losers di antaranya adalah, Mandom (TCID) turun Rp 2.750 ke Rp 16.050, United Tractors (UNTR) turun Rp 725 ke Rp 33.175, Unilever Indonesia (UNVR) turun Rp 700 ke Rp 49.525 dan Pelayaran Tamarin (TAMU) turun Rp 350 ke Rp 2.850.

Post Terkait