Iuran Pensiun di RI Terkecil Sedunia Setelah Nigeria

Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto menyatakan, iuran Tunjangan Hari Tua (THT) atau pensiun di Indonesia masih sangat rendah. Besaran iuran THT yang sebesar 3% dari upah itu hanya sedikit lebih banyak dari Nigeria.

“Program pensiun kita kecil, syarat iuran juga kita paling kecil di dunia, terkecil setelah Nigeria,” kata Agus usai acara International Seminar on Expanding Social Security Coverage in The Disruptive Economy Era di Nusa Dua, Badung, Bali, Selasa (6/2/2018).

Agus membeberkan, Vietnam memiliki iuran pensiun sebesar 20% dari upah. Bahkan, Timor Leste memiliki iuran pensiun lebih tinggi dari Indonesia yakni sebesar 10%.

“Di negara lain itu bahkan ada yang sampai 25%, 20%. Vietnam sudah 20%, Timor Leste 10%, kita bisa lihat di situ,” ujar Agus.

Oleh karena itu, Agus berencana untuk melakukan pertemuan dengan pemberi kerja, pemerintah, dan pihak terkait lainnya untuk membahas besaran iuran pensiun. Besaran iuran pensiun juga akan ditinjau oleh badan yang dipimpin Agus itu.

“Iuran pensiun itu artinya pensiun yang nanti didapat dari jumlah iuran. Kita bisa berandai kalau jumlah iuran karyawan besar maka akan terkumpul dana yang besar, yang bermanfaat untuk perekonomian nasional,” ucap Agus.

“Besaran iuran ini bisa ditinjau setelah 3 tahun, jadi tahun ini akan ditinjau. Kita sudah mewacanakan tapi belum mendapatkan angka ideal karena ini tentu terkait stakeholders dan kementerian-kementerian. Kalau regulasi iuran pensiun itu bisa ditinjau,” imbuhnya.

Post Terkait