IPO 2018 : Sejumlah Perusahaan Besar Siap Melantai di Bursa

Sejumlah perusahaan besar diprediksi akan melakukan penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO) pada 2018.

Direktur Utama Mandiri Sekuritas Silvano Rumantir mengatakan sepanjang tahun ini jumlah perusahaan yang melantai di bursa saham Indonesia memang cukup banyak. Namun demikian, dari sisi size jumlahnya relatif kecil

Mandiri Sekuritas mencatat, jumlah perusahaan yang melakukan emisi saham (rights issue dan IPO) hingga kuartal III/2017 sebanyak 26 perusahaan  dengan nilai Rp19,5 triliun. Adapun, penjaminan emisi yang dilakukan oleh Mansek sebanyak 4 perusahaan dengan total nilai Rp2,9 triliun.

Bila dibandingkan dengan pencapaian tahun lalu, jumlah perusahaan yang melakukan emisi saham tahun ini tidak jauh berbeda. Sepanjang 2016, tercatat 31 perusahaan yang melakukan IPO dan rights issue. Namun, bila dilihat dari nilainya, emisi tahun lalu sangat besar, yakni mencapai Rp78,1 triliun.

Adapun, penjaminan emisi yang dilakukan oleh Mansek sebanyak 12 perusahaan dengan total nilai Rp7,6 triliun. “Tahun ini memang equity market-nya yang kurang baik. Namun, kalau dari pangsa pasar, kami tetap memimpin,” kata Silvano di sela-sela acara Media Gathering yang digelar pada 10-12 November 2017 di Malang.

Direktur Mandiri Sekuritas Laksono Widodo mengatakan pasar IPO diharapkan akan pulih tahun depan. Dia mengungkapkan, saat ini ada sekitar 6 perusahaan besar yang siap menawarkan sahamnya di lantai bursa.

Keenam perusahaan tersebut di antaranya berasal dari sektor kesehatan, building material, dan konsumer. Dari 6 perusahaan, sebanyak 3 perusahaan sudah melakukan signing kerja sama dengan Mansek. “Tahun depan itu, khususnya semester pertama akan ada sekitar 6 perusahaan skala besar, yang revenuenya besar, yang akan melakukan IPO, perusahannya bagus-bagus,” jelas Laksono.

Dia menilai, perusahaan akan ramai IPO pada semester I/2018. Pasalnya, jelang tahun politik 2019, perusahaan akan lebih hati-hati dalam mengambil langkah. “Tentu akan ramai di first half untuk menghindari tahun politik. Tetapi kita harapkan, pada semester kedua tetap ramai.”

Adapun, di sisa tahun ini, Mansek masih memproses tiga perusahaan yang akan IPO. Ketiga perusahaan tersebut merupakan anak usaha BUMN, yakni PT PP Presisi, PT Wika Gedung, dan PT Jasa Armada Indonesia.

Post Terkait