Ini Panjang Jalan Tol yang Ditarget Jokowi Selesai 2019

Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) berencana membangun 1.060 kilometer (km) jalan tol hingga di 2019. Namun pada akhirnya, setelah dilakukan review oleh Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), jumlah panjang jalan bebas hambatan tersebut pun bertambah menjadi 1.851 km hingga 2019.

Berdasarkan data BPJT yang diterima detikFinance, Senin (31/7/2017), jumlah panjang jalan tol secara keseluruhan yang beroperasi sejak 2015 hingga akhir 2017 ini adalah 556 km. Ruas ini terdiri dari 410 km ruas Tol Trans Jawa dan sisanya ada di Tol Trans Sumatera dan juga non Trans Jawa.

Sedangkan pada tahun depan, ditargetkan akan ada tambahan 767,4 km Tol Trans Jawa yang bakal rampung konstruksinya sampai akhir tahun. Rinciannya, hingga bulan Juni 2018 akan ada tambahan 232 km jalan tol baru yang beroperasi, di Agutus bertamnah 193,1 km lagi, kemudian 73,5 km di September dan hingga akhir Desember 2018 bertambah 248,3 km lagi.

Dan pada 2019, diharapkan bakal ada tambahan 528 km jalan tol baru lagi yang beroperasi. Tambahan terbanyak nantinya diharapkan terjadi pada akhir 2019, di mana jumlah jalan tol baru tambahan yang akan beroperasi mencapai 268,7 km, sehingga secara total dari 2015 hingga 2019, akan ada tambahan 1.851 km jalan tol yang bakal beroperasi.

Adapun lancarnya pembebasan lahan menjadi faktor yang mendorong pemerintah yakin target 1.851 km jalan tol baru beroperasi bakal tercapai. Beberapa ruas yang mengalami kemajuan dalam pembebasan lahan seperti Tol Pekanbaru-Dumai sepanjang 131,48 km, Ruas Tol Terbanggi Besar-Kayu Agung sepanjang 185 km, Kayu Agung-Palembang-Betung, Bakauheni-Terbanggi Besar, Cisumdawu, Balikpapan-Samarinda, Manado-Bitung dan beberapa ruas tol di Jabodetabek.

Estimasi total investasi untuk jalan tol hingga 2019 mendatang pun turut berubah. Dari Renstra 2015-2019 sebesar Rp 167 triliun, menjadi Rp 224 triliun hingga 2019.

Post Terkait