Ini Alasan Pedagang Cipinang Keberatan Harga Beras Dipatok Rp 9.000/Kg

Pedagang maupun pemasok di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) kini tak lagi risau berdagang. Sebelumnya, mereka resah lantaran keluarnya Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 47 Tahun 2017 yang mengatur harga beras acuan beras Rp 9.000/kg yang juga bisa dijadikan harga acuan tertinggi (HET), meski belakangan aturan tersebut dibatalkan.

Salah seorang pedagang beras PIBC, Haji Sugimin, mengatakan para pedagang jelas keberatan jika HET semua jenis beras dipukul rata Rp 9.000, baik jenis premium maupun medium.

“Beras harganya kan tergantung kualitas, jangan dipukul rata Rp 9.000/kg. Rugilah kita, kasihan juga di petaninya kalau harga beras jadi turun. Kalau pedagang untung sedikit enggak masalah,” ungkap Sugimin ditemui di losnya, Jakarta, Senin (31/7/2017).

Lanjut dia, beras medium saja di PIBC banyak yang harganya sudah di atas Rp 9.000/kg dari para pemasok. Sehingga acuan harga tersebut kurang bisa diterima dari hitung-hitungan pedagang.

“Yang medium saja itu ada yang Rp 10.500/kg, itu medium loh. Kalau kemudian suruh jual Rp 9.000/kg enggak nutup, rugi kita. Kalau untung pedagang di sini kan grosir, paling (margin) Rp 50/kg setelah dikurangi biaya-biaya,” ujar Sugimin.

Dia menuturkan, harga beras medium banyak pula yang dijual di Rp 9.000/kg. Namun para pedagang berharap harga tersebut bisa disesuaikan dengan kualitasnya. “Beras kan banyak sekali, ada yang Rp 9.000/kg, jatuhnya itu beras medium yang biasa,” tandasnya.

Alex, pedagang beras PIBC lainnya mengungkapkan hal yang sama. Menurutnya, harga beras dari petani di Jawa Barat kualitas medium sudah di kisaran Rp 8.700/kg. Sehingga begitu sampai di Jakarta, harga Rp 9.000/kg dianggap kurang bisa diterima.

“Menurut saya sendiri harga (beras) Rp 9.000/kg kurang masuk akal. HPP (harga pokok produksi) enggak kena, beras medium yang bagus kualitasnya saja Rp 10.300/kg saya ambil dari pemasok. Kemudian medium yang lain kita ambil kisaran Rp 8.200-8.700/kg,” jelas Alex.

Post Terkait