IHSG Nyaris Lengser Lagi dari Level 6.000

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menembus level 6.000 pagi tadi. Sayangnya, aksi jual asing menghambat laju penguatan IHSG.

Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG naik 61,925 poin (1,04%) ke level 6.014,063 setelah akhir pekan lalu anjlok cukup dalam.

Saham-saham di sektor finansial naik tinggi berkat aksi beli investor domestik. Saham-saham berbasis komoditas masih dilepas investor.

Pada penutupan perdagangan Sesi, Senin (4/11/2017), IHSG bertambah 56,573 poin (0,95%) ke level 6.008,711. Sementara Indeks LQ45 melaju 17,651 poin (1,78%) ke level 1.009,815.

Indeks berhasil menghindari zona merah hingga penutupan perdagangan siang. Posisi tertinggi yang sempat disinggahi IHSG ada di 6.022,593.

Perdagangan hari ini berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi sebanyak 254.783 kali dengan volume 10,911 miliar lembar saham senilai Rp 6,561 triliun. Sebanyak 123 saham naik, 177 turun, dan 117 saham stagnan.

Bursa regional masih bergerak mix hingga siang hari ini, ada yang melemah, ada juga yang menguat. Melemahnya bursa global menjadi sentimen negatif,

Berikut situasi bursa-bursa Asia hingga siang ini:

  • Indeks Nikkei 225 turun 68,54 poin (0,30%) ke level 22.750,49.
  • Indeks Hang Seng naik 206,89 poin (0,71%) ke level 29.281,13.
  • Indeks Komposit Shanghai naik 4,03 poin (0,12%) ke level 3.321,65.
  • Indeks Straits Times melemah 11,23 poin (0,33%) ke level 3.438,31.

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya adalah Gudang Garam (GGRM) naik Rp 2.500 ke Rp 79.025, BCA (BBCA) naik Rp 500 ke Rp 20.850, Indocement (INTP) naik Rp 500 ke Rp 18.925, dan Indofood CBP (ICBP) naik Rp 375 ke Rp 8.825.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain United Tractor (UNTR) turun Rp 1.025 ke Rp 32.475, Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 500 ke Rp 20.650, ABM Investama (ABMM) turun Rp 380 ke Rp 2.070, dan Multi Bintang (MLBI) turun Rp 300 ke Rp 13.700.

Post Terkait