IHSG Mencoba Naik Lagi ke Level 6.000

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 13 poin didorong aksi beli investor domestik. Indeks mencoba balik lagi ke level 6.000.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pagi ini stagnan. Dolar AS berada di posisi Rp 13.536 dibandingkan posisi pada perdagangan kemarin sore Rp 13.533.

Pada perdagangan preopening, IHSG naik 13,314 poin (0,22%) ke level 5.985,626. Sedangkan Indeks LQ45 menguat 3,392 poin (0,34%) ke level 994,793.

Mengawali perdagangan, Kamis (16/11/2017), IHSG dibuka tumbuh 14,470 poin (0,24%) ke level 5.986,782. Indeks LQ45 dibuka bertambah 3,496 poin (0,35%) ke level 994,897.

Aksi jual asing kembali berlanjut, sehingga sedikit menghambat penguatan IHSG. Saham-saham tambang jadi sasaran aksi jual.

Hingga pukul 09.05 waktu JATS, IHSG melaju 21,215 poin (0,36%) ke level 5.993,527. Sementara Indeks LQ45 menanjak 4,690 poin (0,47%) ke level 996,091.

Kemarin IHSG gagal melanjutkan laju positif pada penutupan, melemah 16 poin ke 5.972. Derasnya sentimen negatif membuat IHSG gagal bertahan positif.

Semalam pasar saham saham AS dan Eropa ditutup turun kemarin, terseret penurunan harga di sektor energi setelah International Energy Agency memangkas prediksinya atas permintaan minyak global yang membuat harga minyak terkoreksi.

Pasar saham Asia pagi ini rata-rata dibuka positif, kecuali bursa China. Positifnya bursa Asia memberi dorongan ke pergerakan IHSG.

Berikut situasi di bursa regional pagi hari ini:
Indeks Nikkei 225 menguat 115,64 poin (0,52%) ke level 22.143,96.
Indeks Hang Seng tumbuh 136,58 poin (0,47%) ke level 28.988,27.
Indeks Komposit Shanghai turun 5,486 poin (0,161%) ke level 3.397,038.
Indeks Straits Times naik tipis 2,31 poin (0,07%) ke level 3.371,01.

Post Terkait