Harga Emas Turun Tertekan Kuatnya Dolar AS

Kontrak emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir turun lebih dari 1%. Harga emas tertekan penguatan dolar AS.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember, turun USD16,8 atau 1,29%, menjadi menetap di USD1.286,20 per ounce.

Ini merupakan penurunan terbesar dalam 4 Minggu dan logam mulia itu kembali di bawah USD1.300 setelah reli singkat di atas ambang batas tersebut.

Indeks dolar AS naik 0,39% menjadi 93,63 pada pukul 17.23 GMT. Emas dan dolar AS biasanya bergerak terbalik. Saat dolar AS naik, emas yang dibanderol dengan greenback menjadi kurang atraktif bagi para investor yang menggunakan mata uang lain.

Emas mendapat tekanan tambahan dari berita bahwa inflasi tahunan di Inggris meningkat menjadi 3% pada September, yang menyebabkan pembicaraan bahwa bank sentral Inggris (Bank of England/BoE) dapat menaikkan suku bunga utamanya hingga 1/4% pada November.

Sedangkan untuk logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Desember turun 32,8 sen atau 1,89%, menjadi ditutup pada USD17,041 per ounce. Platinum untuk penyerahan Januari berikutnya turun 0,77% menjadi menetap di USD934,80 per ounce.

Post Terkait