Harga Emas Semakin Berkilau Benamkan Dolar AS

Kontrak emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir naik pada Kamis (Jumat pagi WIB), karena dolar AS melemah dan saham-saham mundur kembali secara tajam.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember, naik USD3,80 atau 0,30%, menjadi ditutup pada USD1.287,50 per ounce.

Saham-saham di New York terpukul setelah anggota parlemen di Washington mengisyaratkan bahwa mereka akan menunda reformasi pajak perusahaan sampai 2019.

Indeks Dow Jones Industrial Average kehilangan 163,69 poin atau 0,69% menjadi 23.399,67 poin pada pukul 18.21 GMT. Diikuti oleh penurunan indeks S&P 500 dan Nasdaq.

Ekuitas dan emas biasanya bergerak terbalik. Jatuhnya saham meningkatkan selera para investor terhadap safe haven emas.

Sementara itu, indeks dolar AS, sebuah ukuran greenback terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya, turun 0,44%menjadi 94,46 pada pukul 18.11 GMT. Melemahnya dolar juga membuat emas lebih menarik bagi para investor asing yang menggunakan mata uang lainnya.

Sedangkan untuk logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Desember turun 16,3 sen atau 0,95%, menjadi ditutup pada USD16,975 per ounce. Platinum untuk penyerahan Januari berikutnya naik USD2,7 atau 0,29%, menjadi menetap di USD940,60 per ounce.

Post Terkait