Harga Emas Naik, Investor Pantau Suku Bunga AS

Kontrak emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange, berakhir naik pada Senin (Selasa pagi WIB). Kenaikan terutama dipicu pembelian teknis (technical buying) karena pasar keuangan melihat potensi perkembangan-perkembangan penting minggu ini mengenai perubahan pajak dan kebijakan suku bunga.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember, naik USD7,1 atau 0,55%, menjadi menetap di USD1.294,40 per ounce.

Emas telah gagal untuk mendapatkan banyak kekuatan pada minggu lalu, meskipun dolar AS melemah. Kedua aset tersebut (emas dan dolar AS) terlepas dari hubungan terbalik biasanya mereka pada pekan lalu, ketika dolar AS memperpanjang kemerosotannya setelah Federal Reserve AS memberi sinyal untuk pendekatan berhati-hati terhadap pengetatan tingkat suku bunga tahun depan.

Ketidakpastian mengenai prospek reformasi pajak AS dan dampak potensial dalam supercharging ekonomi, juga mendukung pergerakan logam yang lebih tinggi, menekan selera risiko (risk appetite) para investor dan mendukung nilai emas sebagai aset safe haven.

Sedangkan untuk logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Desember naik 2,8 sen atau 0,16%, menjadi ditutup pada USD17,02 per ounce. Platinum untuk penyerahan Januari berikutnya bertambah USD5,5 atau 0,58%, menjadi menetap di USD950,8 per ounce.

Post Terkait