Harga Emas Naik di Tengah Potensi Perang Dagang

Kontrak emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange naik lebih dari 1% pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), sebagian besar dipicu penurunan yang cukup besar pada dolar AS dan kekhawatiran tentang potensi perang dagang.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April, bertambah USD15,3 atau 1,16%, menjadi ditutup pada USD1.335,2 per ounce.

Emas berjangka mencatat kenaikan setelah ancaman perang perdagangan global, akibat rencana Presiden AS Donald Trump untuk mengenakan tarif impor baja dan aluminium dan potensi pembalasan dari mitra-mitra dagangnya, menyeret greenback turun.

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama saingannya, turun 0,6% menjadi 89,50 pada pukul 19.00 GMT.

Emas dan dolar AS biasanya bergerak berlawanan arah, yang berarti jika dolar AS melemah maka emas berjangka akan naik.

Sedangkan untuk logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Mei menguat 37,2 sen atau 2,27%, menjadi bertahan di USD16,784 per ounce. Platinum untuk penyerahan April naik USD8,5 atau 0,88%, menjadi ditutup pada USD970,6 per ounce.

Post Terkait