Harga Emas Juga Tertekan Penguatan Dolar AS

Kontrak emas berjangka di divisi Comex New York Mercantile Exchange ditutup melemah pada akhir pekan ini, karena data ketenagakerjaan AS yang lebih baik dari perkiraan mendorong dolar ASmenguat.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April, turun USD10,60 atau 0,79% menjadi ditutup pada USD1.337,30 per ounce.

Departemen Tenaga Kerja AS mengumumkan pada Jumat 2 Februari 2018 bahwa 200.000 pekerjaan baru diciptakan pada Januari, mencerminkan ekspansi ekonomi yang berkelanjutan.

Bahkan, rata-rata upah per jam lebih baik dengan melonjak sembilan sen menjadi USD26,74 yang mendorong kenaikan tahunan menjadi 2,9%, tingkat tertinggi sejak 2009. Sekitar 18 negara bagian telah menaikkan upah minimum mereka pada Januari.

Data lapangan pekerjaan dan data upah yang lebih baik dari perkiraan memberikan dukungan signifikan terhadap dolar yang lemah.

Indeks dolar AS, yang menjadi patokan nilai mata uang greenback ini terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya, naik 0,48% menjadi 89,08 pada pukul 18.05 GMT.

Sementara itu, imbal hasil (yield) obligasi pemerintah AS 10 tahun telah meningkat menjadi lebih dari 2,8%.

Perkembangan terakhir, beberapa analis mengatakan, dapat menyebabkan pendekatan agresif potensial oleh Federal Reserve AS ketika mereka memutuskan kenaikan suku bunga pada Maret dan tahun ini.

Sedangkan untuk logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Maret turun 44,6 sen atau 2,60%, menjadi menetap di USD16,709 per ounce. Platinum untuk penyerahan April turun USD8,40 atau 0,83% menjadi ditutup pada USD999,40 per ounce.

Post Terkait