Harga Emas Global Menguat akibat Dolar AS Melemah, Kini Dijual USD1.334,9/Ounce

Kontrak emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange berakhir lebih tinggi untuk hari ketiga berturut-turut pada perdagangan akhir pekan ini. Emas bergerak menguat karena menerima sentimen positif dari pelemahan nilai dolar Amerika Serikat (AS).

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Februari, naik USD12,4 atau 0,94%, menjadi ditutup di USD1.334,90 per ounce.

Indeks dolar AS, yang mengukur mata uang greenback terhadap enam pesaingnya, turun 0,9% menjadi 90,98. Karena sebagian besar harga-harga komoditas dalam dolar AS, pelemahan dalam mata uang AS dapat memberikan dukungan untuk aset-aset seperti emas, meningkatkan daya tarik mereka di antara para pembeli yang menggunakan mata uang kuat.

Sedangkan untuk logam mulia lainnya, misalnya perak untuk pengiriman Maret menguat 17,5 sen atau 1,03%, menjadi menetap di USD17,147 per ounce. Platinum untuk pengiriman April naik USD5,4 atau 0,55%, menjadi ditutup pada USD996,2 per ounce.

Sementara itu, pound Inggris naik menjadi USD1,3734 dari USD1,3534 pada sesi sebelumnya. Dolar Australia naik menjadi USD0,7912 dari USD0,7893. Lalu, euro naik menjadi USD1,2182 dari sebelumnya USD1,2038 pada sesi sebelumnya,

Dolar AS turun menjadi 0,9686 franc Swiss dari 0,9761 franc Swiss, dan bergerak turun menjadi 1,2486 dolar Kanada dari 1,2527 dolar Kanada. Dolar AS dibeli 111,05 yen Jepang, lebih rendah dari 111,11 yen pada sesi sebelumnya.

Post Terkait