Harga Emas Antam Naik Menjadi Rp 638 Ribu per Gram

Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) atau emas Antam naik Rp 3.000 menjadi Rp 638 ribu per gram pada perdagangan Kamis (1/2/2018). Pada perdagangan kemarin, harga emas Antam berada di posisi Rp 635 ribu per gram.

Sedangkan harga pembelian kembali atau buyback dipatok di angka Rp 570 ribu per gram. Harga buyback ini adalah jika Anda akan menjual emas, maka Antam akan membelinya di harga Rp 570 ribu per gram.

Pembayaran buyback dengan volume di atas 1 kilogram (kg) akan dilakukan maksimal dua hari setelah transaksi dengan mengacu pada harga buyback hari transaksi.

Antam menjual emas dengan ukuran mulai 1 gram hingga 500 gram. Hingga pukul 08.20 WIB, sebagian besar ukuran emas Antam sudah tidak tersedia kecuali ukuran 4 gram, 50 gram, 100 gram, 250 gram dan 500 gram.

Harga emas Antam ini berlaku di kantor Antam Pulogadung, Jakarta. Sedangkan di gerai penjualan emas Antam lain bisa berbeda.

Sementara untuk harga emas Antam bercorak batik dengan ukuran 10 gram dipatok Rp 6.497.000 atau Rp 649.700 per gram. Sedangkan ukuran 20 gram di angka Rp 12.597.000 atau Rp 629.850 per gram.

Antam juga mengeluarkan emas edisi Idul Fitri. Untuk ukuran 1 gram dijual di harga Rp 714.000. Ukuran 2 gram di jual Rp 1.312.000 dan 5 gram dijual Rp 3.122.000.

Daftar Harga Emas yang Dijual Antam

Berikut daftar harga emas yang dijual Antam

* Pecahan 1 gram Rp 638.000

* Pecahan 5 gram Rp 3.047.000

* Pecahan 10 gram Rp 6.043.000

* Pecahan 25 gram Rp 15.034.000

* Pecahan 50 gram Rp 30.017.000

* Pecahan 100 gram Rp 59.985.000

* Pecahan 250 gram Rp 149.836.000

* Pecahan 500 gram Rp 299.471.000

Harga Emas Dunia Melonjak

Sebelumnya, harga emas menguat ke level tertinggi yang dipengaruhi gerak dolar Amerika Serikat (AS) dan pertemuan bank sentral AS atau the Federal Reserve.

Harga emas untuk pengiriman April naik US$ 2,9 per ounce ke posisi US$ 1.343,30. Sementara itu, harga perak untuk pengiriman Maret menguat ke posisi US$ 17.26 per ounce. Demikian mengutip laman Kitco, Kamis 1 Februari 2018.

Hasil pertemuan bank sentral AS atau the Federal Reserve mempertahankan suku bunga. Hal ini sesuai harapan. Dalam pernyataan the Federal Reserve menyebutkan kalau, ekonomi AS makin kuat sehingga inflasi ada kemungkinan naik.

Pasar cenderung netral terhadap pernyataan the Feeral Reserve tersebut. Adapun pertemuan the Federal Reserve dalam dua hari ini merupakan pertemuan terakhir the fedderal Reserve yang dipimpin oleh Janet Yellen.

Selain itu, faktor yang pengaruhi harga emas yaitu harga minyak berada di kisaran US$ 64,50 per barel. Rilis data ekonomi lainnya pengaruhi pasar yaitu rilis data ekonomi AS National Employment yang sebut data tenaga kerja bertambah 234 ribu pada Januari 2018. Angka ini melebihi perkiraan analis sekitar 190 ribu. Harga emas sempat tergelincir merespons laporan tersebut, tetapi kemudian kemabli naik.

Pada pekan ini, pelaku pasar menanti data tenaga kerja bulanan Amerika Serikat yang disampaikan Departemen Tenaga Kerja. Diperkirakan data tenaga kerja bertambah 177 ribu.

Selain itu, secara teknikal, harga emas ditutup dekati level terendah. Akan tetapi harga emas dapat kembali naik lebih tinggi dalam jangka pendek. Harga emas diperkirakan naik dalam jangka pendek jika mampu tutup di atas level resistance US$ 1.370. Harga emas berada di level terendah US$ 1.320 dan resistance di kisaran US$ 1.339 dan US$ 1.350.

Post Terkait