Harga Beras Dipatok, Pedagang: Mudah-mudahan Banyak yang Beli

Penetapan Harga Eceran Tertinggi (HET) beras medium dan premium yang baru ditetapkan kemarin (24/8/2017) oleh Menteri Perdagangan, ternyata mendapat respon beragam dari para pedagang beras.

Salah satunya di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur. Sebagian besar pedagang pasar mengaku baru mengetahui informasi terkait aturan tersebut.

Salah seorang pedagang beras bernama Rosmah mengaku, menyambut baik aturan tersebut. Pasalnya dengan harga yang lebih murah, tentu daya beli masyarakat akan lebih baik.

“Ya bagus ya, kalau memang ada aturan batasan begitu. Rakyat jadi ketolong, harga lebih murah kan lebih bagus, banyak yang beli. Kalau mahal siapa yang mau beli,” ungkap Rosmah kepada detikFinance, Jumat (25/8/2017).

Menurutnya, sebagai pedagang pengecer hanya bisa mengikuti aturan pemerintah. Namun, dia meminta pemerintah bisa mengendalikan harga di tingkat distributor.

Dengan demikian harga beras di tingkat pengecer bisa sesuai dengan HET yang ditetapkan pemerintah, yakni untuk beras medium sebesar Rp 9.450 per kg dan beras premium Rp 12.800 per kg. Harga ini berlaku di Jawa, Lampung, Sumatera Selatan, Bali dan NTB.

Post Terkait