Gerai Lotus Gulung Tikar, Bagaimana Nasib Saham Mitra Adiperkasa?

PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) memutuskan untuk menutup seluruh gerai Lotus Department Store pada 31 Oktober 2017. Kebijakan ini diambil oleh MAPI sebagai bentuk efisiensi perusahaan, lantaran kinerja Lotus yang buruk sehingga menjadi beban bagi operasional perusahaan.

Analis Binaartha Parama Sekuritas Muhammad Nafan Aji mengatakan, efisiensi bisnis diperlukan dalam rangka menyelamatkan emiten dari beban-beban operasional yang berpotensi menghambat pertumbuhan kinerja. Sehingga, langkah yang diambil oleh perseroan sudah tepat.

Terlebih, lanjut Nafan, MAPI masih memiliki produk lainnya yang masih memiliki pangsa pasar cukup kuat.

“MAPI memiliki variasi produk dan jasa yang beragam, maka pengaruh dari sentimen tersebut saya nilai tidak akan menyebabkan kinerja emiten ini tergerus,” ujarnya saat dihubungi Okezone.

Melihat optimisme ini, maka Nafan memprediksi dalam jangka panjang saham MAPI akan melaju positif. Meskipun demikian tidak dapat disangkal sentimen penutupan Lotus sedikit mengguncang saham MAPI dalam jangka pendek.

“Untuk pergerakan harga sahamnya, MAPI pada daily chartdiproyeksikan terkonsolidasi pada area 6.150 hingga 6.625,” jelas dia.

Namun, dalam jangka panjang Nafan meyakini saham MAPI dalam mencapai target harga Rp7.300. Pasalnya perusahaan telah melakukan efisiensi yang tentunya akan berpengaruh pada kinerja perusahaan.

Nafan masih merekomendasikan BUY untuk saham MAPI.

“Pada weekly chart, arahnya masih uptrend. Selain itu, pada weekly chartterlihat pola bullish harami candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli,” tukas dia

Post Terkait