Ganti Skema Pensiun PNS, Kemenkeu: Agar Lebih Manusiawi

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) bersama Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi tengah menyiapkan skema baru untuk membuat masa pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS) lebih manusiawi.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan, Suahazil Nazara di sela-sela acara 2nd Annual Islamic Finance Conference (AIFC), Yogyakarta, Kamis (24/8/2017).

Suahasil menyebutkan, saat ini pemerintah masih melakukan kajian terkait dengan skema dana pensiunan PNS. Saat ini, pemerintah masih menerapkan skema pay as you go, dan tengah mengkaji skema fully funded alias patungan.

“Itu dalam kajian ya utamanya adalah membuat supaya pensiun pegawai negeri itu bisa lebih baik kondisinya,” kata Suahasil.

Dia menyebutkan, skema dana pensiunan yang saat ini diterapkan dipastikan para pensiunan PNS hanya mendapat dana sebesar 75% dari gaji terakhir yang didapat.

Besaran tersebut dianggap masih belum cukup memenuhi kebutuhan para abdi negera di masa purna tugasnya.

“Nah ini ada keinginan memperbaiki kondisi itu. Apa sih tujuannya? Tujuannya adalah membuat pensiun kita lebih manusiawi,” tambah dia.

Suahasil mengakui, pemerintah telah mewacanakan skema baru ini dalam RAPBN 2018. Tujuannya agar bisa dibahas bersama dengan dewan perwakilan rakyat (DPR) terkait niat pemerintah dalam memperbaiki masa pensiunan bagi aparatur sipil negara (ASN).

“Karena pemerintah ingin di dalam RAPBN 2018 untuk memulai adanya perbaikan sistem pensiun ini sekarang ini kita melakukan kajian. Nah seperti apa ini yang sedang kita dalami,” tukas dia.

Post Terkait