Gagal Manfaatkan Pelemahan Dolar AS, Rupiah Kembali Tertekan ke Rp13.402/USD

Pelemahan dolar Amerika Serikat (AS) tidak mempengaruhi nilai tukar Rupiah. Nilai tukar Rupiah terhadap dolar AS pun kembali terkoreksi pagi ini.

Melansir Bloomberg Dollar Index, Rupiah perdagangan spot exchange rate di pasar Asia melemah 16 poin atau 0,12% menjadi Rp13.402 per USD. Rupiah pagi ini bergerak dalam kisaran Rp13.389-Rp13.404 per USD.

Sementara Yahoofinance mencatat, Rupiah melemah 20 poin atau 0,15% menjadi Rp13.405 per USD. Dalam pantauan Yahoofinance, Rupiah diperdagangkan dalam kisaran Rp13.383 per USD hingga Rp13.405 per USD.

Kurs dolar AS melemah terhadap sebagian besar mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB). Dolar melemah setelah Federal Reserve mempertahankan suku bunga acuan.

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,04% menjadi 89,120 pada akhir perdagangan.

Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi USD1,2416 dari USD1,2405 pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi USD1,4184 dari USD1,4153 pada sesi sebelumnya. Dolar Australia turun ke USD0,8052 dari USD0,8084.

Dolar AS dibeli 109,10 yen Jepang, lebih tinggi dari 108,78 yen pada sesi sebelumnya. Dolar AS turun menjadi 0,9309 franc Swiss dari 0,9340 franc Swiss, dan bergerak turun menjadi 1,2305 dolar Kanada dari 1,2329 dolar Kanada.

Sebagai informasi, bank sentral AS memutuskan untuk mempertahankan target tingkat suku bunga acuan federal fund pada 1,25% sampai 1,5%. The Fed juga memberikan penilaian positif terhadap pertumbuhan ekonomi AS baru-baru ini.

Post Terkait