Gagal Bertahan di Level Tertinggi, IHSG Dibuka Terkoreksi ke 5.900

Pasar saham Indonesia dibuka terkoreksi, setelah pada perdagangan kemarin mencapai level tertingginya. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 13 poin atau 0,23% ke 5.900.

IHSG dibuka dengan 110 saham menguat, 67 saham melemah, dan 106 saham stagnan. Pada pembukaan perdagangan hari ini, transaksi perdagangan terjadi mencapai Rp407 miliar dari 681 juta lembar saham diperdagangkan.

Indeks LQ45 turun 3,9 poin atau 0,4% ke 984, Jakarta Islamic Index (JII) turun 2,7 poin atau 0,36% ke 752, indeks IDX30 turun 2,3 poin atau 0,44% ke 535 dan indeks MNC36 turun 0,79 poin atau 0,23% ke 337.

Sektor-sektor penggerak IHSG kompak mengalami pelemahan, dengan sektor konsumsi melemah paling dalam sebesar 0,89%. Sementara sektor properti tercatat berada di zona hijau, meskipun hanya naik 0,03%.

Adapun saham-saham yang bergerak dalam jajaran top gainers, antara lain saham PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) naik Rp30 atau 0,81% ke Rp3.720, saham PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp550 atau 0,78% ke Rp71.500, dan saham PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA) naik Rp100 atau 0,76% ke Rp13.250.

Sedangkan saham-saham yang berada di deretan top losers, antara lain saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) turun Rp150 atau 0,98% ke Rp15.100, saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) turun Rp125 atau 0,94% ke Rp13.200, dan saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) turun Rp150 atau 0,79% ke Rp18.750.

Post Terkait