Emas Berjangka Turun Terkena Aksi Ambil Untung

Harga kontrak emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange ditutup turun tipis pada Jumat atau Sabtu pagi WIB (25/11) akibat aksi ambil untung (profit taking) setelah liburan hari Thanksgiving.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember, turun US$ 4,9 atau 0,38 persen, menjadi US$ 1.287,30 per ounce.

Selama dua sesi sebelum hari Thanksgiving pada Kamis (23/11), logam kuning telah mencatat kenaikan signifikan. Para investor pada Jumat (24/11) mengunci keuntungan mereka sehingga menekan harga.

Tekanan tambahan datang dari penguatan pasar-pasar saham, karena Wall Street menguat. Dow Jones Industrial Average (DJIA) ditutup naik 31,8 poin (0,14 persen) mencapai 23.557. Nasdaq composite index menguat 21,8 (0,32 persen) mencapai 6.889,1 sedangkan S&P 500 index naik 5,3 (0,21 persen) mencapai 2.602. Ketika ekuitas mencatat keuntungan, logam mulia biasanya jatuh.

Namun dolar AS memperpanjang pelemahannya setelah Federal Reserve memberi sinyal kenaikan suku bunga pada tahun depan. Indeks Dolar AS turun 0,36 persen ke level 92,78 pada pukul 18.27 GMT, yang membatasi penurunan lebih lanjut emas berjangka.

Sedangkan logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Desember turun 12 sen atau 0,7 persen, menjadi US$ 16,992 per ounce. Platinum untuk pengiriman Januari naik US$ 4,6 atau 0,49 persen, menjadi US$ 945,30 per ounce.

Post Terkait