Emas Berjangka Rebound, Didorong Dolar AS yang Melemah

Kontrak emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berbalik naik atau “rebound” pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), didorong oleh dolar AS yang melemah.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember, naik USD6,40 atau 0,50%, menjadi ditutup pada USD1.281,70 per ounce.

Sehari sebelumnya, logam mulia telah turun 1,64%, kerugian terbesar satu hari dalam dua bulan terakhir, akibat aktivitas penjualan besar-besaran

Penurunan tajam pada Senin (20/11) waktu setempat terjadi karena sekitar 15.000 kontrak, bernilai sekitar USD2,0 miliar, telah dibuang ke pasar dalam waktu kurang dari dua menit pada sesi pagi, kata pengamat pasar.

Indeks dolar AS, sebuah ukuran greenback terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya, turun 0,16 persen menjadi 93,91 pada pukul 18.26 GMT. Melemahnya dolar membuat emas lebih menarik bagi investor asing yang menggunakan mata uang lainnya, sehingga mendorong kenaikan harga.

Namun, kenaikan saham-saham menghambat daya tarik “safe haven” logam mulia tersebut. Dow Jones Industrial Average naik 183,06 poin atau 0,78 persen menjadi 23.613,39 poin pada pukul 18.37 GMT. S&P 500 dan Nasdaq mengikuti kenaikan Dow.

Sedangkan untuk logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Desember naik 11,8 sen atau 0,70%, menjadi ditutup pada USD16,96 per ounce. Platinum untuk penyerahan Januari berikutnya naik USD14,4 atau 1,56%, menjadi menetap di 938,00 dolar AS per ounce.

Sebelumnya, Kontrak emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange, turun tajam pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), akibat aktivitas penjualan besar-besaran.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember, jatuh USD21,20 atau 1,64%, menjadi menetap di USD1.275,30 per ounce. Ini merupakan kerugian satu hari terbesar dalam dua bulan terakhir.

Penurunan tajam terjadi karena sekitar 15.000 kontrak, bernilai sekitar USD2,0 miliar, telah dibuang ke pasar dalam waktu kurang dari dua menit pada sesi pagi, kata pengamat pasar.

Logam mulia lainnya mengikuti penurunan tajam emas. Perak untuk pengiriman Desember, turun 53,1 sen atau 3,06% menjadi ditutup pada USD16,842 per ounce.

Platinum untuk penyerahan Januari berikutnya, merosot USD31 atau 3,25% menjadi menetap di USD923,60 per ounce.

Post Terkait