Emas Berjangka Naik Ditopang Data Lapangan Kerja

Harga kontrak emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange naik pada akhir perdagangan Jumat atau Sabtu pagi WIB (10/3), karena greenback melemah menyusul data ketenagakerjaan bulanan pemerintah yang positif.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April naik US$ 2,3 atau 0,17 persen, menjadi US$ 1.324,0 per ounce.

Data terbaru pasar tenaga kerja AS menunjukkan pertumbuhan lapangan kerja yang kuat dan tingkat partisipasi yang lebih tinggi, yakni bertambah 313.000 pekerjaan baru pada bulan Februari. Namun kenaikan gaji 12 bulan turun menjadi 2,6 persen dari revisi 2,8 persen pada Januari.

Indeks dolar AS, yang mengukur mata uang greenback terhadap enam mata uang utama pesaingnya, turun 0,4 persen menjadi 90,11 pada pukul 18.30 GMT.

Emas dan dolar AS biasanya bergerak berlawanan arah, yang berarti jika dolar AS melemah maka emas berjangka akan naik, karena logam mulia yang dihargakan dalam dolar AS menjadi lebih menarik bagi pemegang mata uang lainnya.

Sedangkan logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Mei naik 10,8 sen atau 0,65 persen, menjadi US$ 16,608 per ounce. Platinum penyerahan April bertambah US$ 11,9 atau 1,25 persen, menjadi US$ 964,2 per ounce.

Post Terkait