Ekspektasi Fed Rate Tahan Dolar di Kisaran Level Tertinggi

Pergerakan dolar AS terpantau sedikit terkoreksi pada perdagangan pagi ini, Senin (6/11/2017). Meski demikian, dolar masih diperdagangkan di kisaran level tertingginya dalam tiga bulan menyusul rilis data ekonomi terbaru Amerika Serikat (AS).

Data tersebut menopang ekspektasi bagi The Fed untuk menaikkan suku bunga acuannya bulan depan serta melancarkan pengetatan lebih lanjut pada 2018.

Indeks dolar AS yang mengukur kekuatan kurs dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama turun 0,02% atau 0,022 poin ke 94,919 pada pukul 10.11 WIB.

Sebelumnya indeks dolar dibuka melandai 0,05% atau 0,050 poin di level 94,891, setelah pada Jumat (3/11) berhasil membukukan rebound 0,27% di posisi 94,941.

Dilansir Reuters, data pekerjaan AS yang dirilis pada Jumat (3/11) waktu setempat menunjukkan perlambatan dalam pertumbuhan upah serta peningkatan angka nonfarm payroll yang lebih kecil dari perkiraan pada bulan Oktober.

Namun demikian, sebuah survei yang menunjukkan kuatnya aktivitas sektor jasa AS membantu membalik penurunan dolar yang disebabkan data pekerjaan.

Meskipun pertumbuhan upah terkesan mengecewakan, para analis tetap optimistis bahwa tingkat upah akan meningkat. Ekspektasi pasar terhadap langkah Fed menaikkan suku bunga (Fed rate) pada bulan Desember untuk ketiga kalinya tahun ini pun tidak banyak berubah.

Menurut Shinichiro Kadota, pakar strategi FX senior untuk Barclays di Tokyo, data pekerjaan, termasuk angka pertumbuhan upah, dipandang secara luas sesuai dengan tren akhir-akhir ini.

“Akan menjadi suatu kekhawatiran jika pelemahan (pada pertumbuhan upah) berlanjut dalam beberapa bulan mendatang, namun angka terakhir tampaknya merupakan hasil dari penurunan setelah terdampak badai pada bulan sebelumnya,” kata Kadota, seperti dikutip dari Reuters.

“Spekulasi penaikan suku bunga The Fed pada bulan depan juga menopang potensi satu atau dua kali penaikan lebih lanjut pada 2018,” lanjut Kadota. A

Dalam jangka pendek, para analis mengatakan pelaku pasar akan mengawasi untuk melihat apakah ada perkembangan dalam reformasi pajak AS, sementara Presiden Donald Trump melakukan perjalanan ke Asia.

Pada hari ini di Tokyo, Trump mengatakan bahwa dia akan membahas bagaimana memperbaiki hubungan ekonomi antara Amerika dan Jepang. Pernyataannya tersebut diungkapkan pada hari kedua dalam perjalanannya ke Asia yang direncanakan akan berlangsung selama 12 hari dan didominasi isu seputar Korea Utara dan perdagangan.

Posisi indeks dolar AS                                       

6/11/2017

(Pk. 10.11 WIB)

94,919

(-0,02%)

3/11/2017

94,941

(+0,27%)

2/11/2017

94,685

(-0,14%)

1/11/2017

94,815

(+0,28%)

31/10/2017

94,552

(-0,01%)

Post Terkait