Duh! Nilai Tukar Dolar AS Tak Stabil Usai Data Tenaga Kerja Dirilis

Kurs dolar AS diperdagangkan bervariasi terhadap mata uang utama lainnya pada Selasa (Rabu pagi WIB). Pergerakan dua arah ini terjadi karena investor mempertimbangkan data pekerjaan yang baru dirilis.

Laporan dari Departemen Tenaga Kerja mengatakan, jumlah lowongan pekerjaan di AS tercatat 6,2 juta pada hari kerja terakhir Juni. Ini merupakan rekor tertinggi. Angka terbaru itu juga mengalahkan konsensus pasar.

Para investor juga terus mengawasi pidato pejabat Federal Reserve, untuk mencari petunjuk tentang kenaikan suku bunga berikutnya.

Presiden Federal Reserve St. Louis, James Bullard mengatakan bahwa bank sentral tidak perlu menaikkan suku bunga acuan dalam waktu dekat ini.

“Tingkat kebijakan suku bunga saat ini kemungkinan masih sesuai selama jangka pendek,” katanya.

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, naik 0,21% menjadi 93,628 pada akhir perdagangan. Pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi USD1,1758 dari USD1,1790 dan pound Inggris turun menjadi USD1,2981 dari USD1,3028. Dolar Australia meningkat menjadi USD0,7915 dari USD0,7911.

Dolar AS dibeli 110,48 yen Jepang, lebih rendah dari 110,74 yen pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 0,9752 franc Swiss dari 0,9736 franc Swiss, dan turun tipis menjadi 1,2658 dolar Kanada dari 1.2681 dolar Kanada.

Post Terkait