Duh, 2 Emiten Kabel Ini Catatkan Kinerja Merah

Performance kinerja keuangan emiten kabel di paruh pertama tahun ini di luar ekspektasi pelaku pasar. Tengok saja, PT Kabelindo Murni Tbk (KBLM) mencatat penurunan laba 69,53% dari Rp20,95 miliar menjadi Rp6,38 miliar, meski pendapatan berhasil tumbuh positif.

Hal yang sama juga dialami PT Sumi Indo Kabel Tbk (IKBI), kinerja kuartal dua 2017 melorot drastis dibanding periode yang sama pada 2016. Selain pendapatan turun, pada April-Juni 2017 perusahaan juga gagal mencetak laba.

Dalam siaran persnya di Jakarta, IKBI mencatatkan penurunan pendapatan sebesar 7,51% pada triwulan kedua 2017 menjadi USD32,9 juta. Padahal pada triwulan kedua 2016, perusahaan berhasil mencatatkan penjualan USD35,57 juta.

Walaupun beban pokok penjualan turun menjadi USD30,88 juta, beban umum dan keuangan yang harus ditanggung IKBI pada kuartal kedua tahun ini naik cukup signifikan. Beban penjualan perusahaan kuartal II 2017 naik menjadi USD1,06 juta dari periode yang sama tahun sebelumnya USD781.224.

Hal ini disebabkan melesatnya biaya transportasi, gaji, dan biaya lain-lain. Beban keuangan juga ikut melonjak menjadi USD886.628 dari sebelumnya USD708.118. Melorotnya pendapatan serta kenaikan beban penjualan dan keuangan inilah yang menyebabkan IKBI merugi pada kuartal II-2017.

Pada periode ini, IKBI membukukan rugi bersih sebesar USD36.667, merosot drastis dari laba yang berhasil dibukukan pada kuartal II tahun lalu sebesar USD1,99 juta.

Post Terkait