Dolar AS Tertekan Ketegangan Geopolitik

Kurs dolar AS melemah terhadap sebagian besar mata uang utama lainnya pada Jumat (Sabtu pagi WIB), karena meningkatnya ketegangan geopolitik antara Korea Utara dan Amerika Serikat membebani pasar.

Ketegangan antara kedua negara tersebut meningkat saat Korea Utara mengatakan pada Kamis (21/9) bahwa mereka mungkin mempertimbangkan untuk menguji bom hidrogen di Samudera Pasifik. Jika berhasil dilakukan, tes tersebut akan menjadi uji nuklir pertama negara Asia di luar perbatasannya.

Sementara itu, pemimpin utama Korea Utara Kim Jong Un pada Jumat (22/9) menanggapi ancaman Presiden Donald Trump pada minggu ini untuk “menghancurkan secara total” Korea Utara, mengatakan bahwa Trump “akan menghadapi hasil di luar dugaannya.” Di sektor ekonomi, Indeks Output PMI Gabungan HIS Markit AS disesuaikan secara musiman tercatat 54,6 pada September, turun sedikit dari 55,3 pada Agustus dan gagal memenuhi konsensus pasar sebesar 54,9.

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,12 persen menjadi 92,150 pada akhir perdagangan.

Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi 1,1948 dolar AS dari 1,1931 dolar AS pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi 1,3531 dolar AS dari 1,3573 dolar AS pada sesi sebelumnya. Dolar Australia naik menjadi 0,7968 dolar AS dari 0,7930 dolar AS.

Dolar AS dibeli 112,00 yen Jepang, lebih rendah dari 112,55 yen pada sesi sebelumnya. Dolar AS turun menjadi 0,9699 franc Swiss dari 0,9717 franc Swiss, dan bergerak turun menjadi 1,2335 dolar Kanada dari 1,2347 dolar Kanada.

Post Terkait