Dolar AS Menguat Pasca-Munculnya Risalah The Fed

Kurs dolar AS menguat terhadap sebagian besar mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), karena para investor mempertimbangkan risalah pertemuan kebijakan Federal Reserve yang baru dirilis.

Bank sentral AS merilis risalah dari pertemuan kebijakan Januari pada Rabu 21 Februari 2018. Menurut risalah, pejabat-pejabat the Fed melihat peningkatan pertumbuhan ekonomi dan kenaikan inflasi sebagai justifikasi untuk terus menaikkan suku bunga secara bertahap.

“Hampir semua peserta melihat inflasi bergerak ke arah sasaran the Fed inflasi 2,0% selama jangka menengah, ketika pertumbuhan tetap berada di atas tren dan pasar tenaga kerja tetap kuat,” demikian dikutip risalah.

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, meningkat 0,37% menjadi 90,048 pada akhir perdagangan.

Pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi USD1,2297 dari USD1,2337 pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi USD1,3929 dari USD1,3988 pada sesi sebelumnya. Dolar Australia turun menjadi USD0,7816 dari USD0,7879.

Dolar AS dibeli 107,79 yen Jepang, lebih tinggi dari 107,29 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS turun menjadi 0,9348 franc Swiss dari 0,9359 franc Swiss, dan naik menjadi 1,2689 dolar Kanada dari 1,2642 dolar Kanada.

Post Terkait