Dolar AS Melemah Usai Senat Mengakhiri Tutupnya pemerintahan

Kurs dolar AS mengurangi kerugian terhadap mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), setelah Senat AS memilih untuk menghentikan penutupan aktivitas pemerintahan.

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, turun 0,18 persen menjadi 90,405 pada pukul 15.00 (20.00 GMT), setelah jatuh ke serendah 90,155 di awal sesi.

Senat AS pada Senin (22/1) memilih untuk memajukan rancangan undang-undang pendanaan tiga minggu guna membuka kembali pemerintah federal setelah penghentian operasional selama tiga hari.

Agar penutupan pemerintahan berakhir, Senat dan Dewan Perwakilan Rakyat masih harus meloloskan rancangan undang-undang pendanaan tiga minggu, dengan keputusan akhir diperkirakan hari ini (Senin waktu setempat), dan mengirimkannya ke Presiden Donald Trump untuk mendapatkan tandatangannya.

Pada akhir perdagangan New York, euro meningkat menjadi 1,2257 dolar AS dari 1,2235 dolar AS pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris meningkat menjadi 1,3982 dolar AS dari 1,3875 dolar AS pada sesi sebelumnya. Dolar Australia naik menjadi 0,8012 dolar AS dari 0,8002 dolar AS.

Dolar AS dibeli 110,99 yen Jepang, lebih tinggi dari 110,62 yen pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 0,9625 franc Swiss dari 0,9618 franc Swiss, dan turun menjadi 1,2457 dolar Kanada dari 1,2482 dolar Kanada.

Post Terkait