Dolar AS Melemah, Rupiah Langsung Terbang ke Rp13.337/USD

Kurs dolar AS melemah terhadap sebagian besar mata uang utama lainnya, karena para investor masih mencerna pidato Gubernur The Federal Reserve AS Janet Yellen. Pelemahan dolar ini pun tidak disia-siakan oleh Rupiah yang langsung mencatatkan penguatan.

Melansir Bloomberg Dollar Index, Rupiah pada perdagangan spot exchange rate di pasar Asia menguat 33 poin atau 0,25% ke Rp13.337 per USD. Rupiah pagi ini bergerak dalam rentang Rp13.332-Rp13.351 per USD.

Sementara Yahoofinance mencatat Rupiah menguat 30 poin atau 0,22% ke RpRp13.339 per USD. Menurut catatan Yahoofinance, pergerakan harian Rupiah berada dalam kisaran Rp13.326 per USD hingga Rp13.369 per USD.

Yellen mengatakan, suku bunga acuan mungkin tidak jauh dari posisi netral jika ekonomi mencapai lapangan kerja penuh, berjalan sejalan dengan tren pertumbuhan dan memiliki harga-harga yang stabil.

Selain itu, inflasi di AS telah melemah dalam beberapa bulan terakhir, yang memicu diskusi tentang kecepatan dan waktu kenaikan suku bunga berikutnya di antara para pejabat Fed. Gubernur Fed Lael Brainard mengatakan bahwa dia ingin menilai proses inflasi secara ketat sebelum membuat keputusan mengenai kenaikan suku bunga lebih lanjut.

Pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi USD1,1416 dari USD1,1475 dan poundsterling naik menjadi USD1.2890 dari USD1,2853 pada sesi sebelumnya. Dolar Australia menguat menjadi USD0,7679 dari USD0,7642.

Post Terkait