Dolar AS Melemah, Rupiah Langsung Menyalip ke Rp13.316/USD

Dolar Amerika Serikat (AS) melemah terhadap sebagian besar mata uang utama lainnya, setelah Federal Reserve memutuskan untuk mempertahankan tingkat suku bunga mereka. Pelemahan dolar AS ini pun langsung dimanfaatkan Rupiah untuk melakukan aksi ambil untung.

The Fed mempertahankan suku bunga acuannya tidak berubah dalam pertemuan kebijakan moneter dua hari. Namun, bank sentral memberi sinyal bahwa mereka akan mulai mengurangi stimulus moneternya.

Melansir Bloomberg Dollar Index, Rupiah pada perdagangan spot exchange rate di pasar Asia menguat 22 poin atau 0,16% ke Rp13.316 per USD. Pagi ini, Rupiah bergerak di kisaran Rp13.310-Rp13.318 per USD.

Sementara Yahoofinance mencatat Rupiah menguat 20 poin atau 0,15% menjadi Rp13.313 per USD. Dalam pantauan Yahoofinance, Rupiah bergerak dalam rentang Rp13.307 per USD hingga Rp13.335 per USD.

Sekadar informasi, indeks dolar AS yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,33% menjadi 93,739 pada perdagangan akhir. Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi USD1,1700 dari USD1,1649 dan pound Inggris naik menjadi USD1,3094 dari USD1,3034.

Dolar Australia menguat menjadi USD0,7972 dari USD0,7936. Dolar AS dibeli 111,44 yen Jepang, lebih rendah dari 111,82 yen pada sesi sebelumnya. Dolar AS meningkat menjadi 0,9530 franc Swiss dari 0,9513 franc Swiss, dan turun tipis menjadi 1,2483 dolar Kanada dari 1,2518 dolar Kanada.

Post Terkait