Dolar AS Melemah Dipicu Pernyataan Pejabat The Fed

Kurs dolar Amerika Serikat (AS) diperdagangkan melemah terhadap sebagian besar mata uang lainnya pada Rabu waktu setempat. Hal tersebut karena investor mempertimbangkan pernyataan terbaru dari seorang pejabat penting Federal Reserve.

Gubernur Federal Reserve Lael Brainard mengatakan bahwa bank sentral AS harus berhati-hati dalam menaikkan suku bunga acuannya, sementara inflasi tetap lemah. Para analis mengatakan komentar Brainard tersebut mengurangi ekspektasi pasar untuk kenaikan suku bunga berikutnya pada tahun ini.

 Sementara itu, greenback mencapai level terendah terhadap dolar Kanada dalam lebih dari dua tahun setelah bank sentral Kanada (Bank of Canada/BoC) mengejutkan banyak orang dengan menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin menjadi 1,00% menyusul kenaikan pada Juli.

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama turun 0,03% menjadi 92,220 pada akhir perdagangan. Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi USD1,1923 dari USD1,1905 dan poundsterling Inggris naik menjadi USD1,3049 dari USD1,3027.

Dolar Australia meningkat menjadi USD0,8002 dari USD0,7990. Dolar AS dibeli 109,32 yen Jepang, lebih tinggi dari 108,79 yen pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 0,9566 franc Swiss dari 0,9555 franc Swiss, dan turun tipis menjadi 1,2222 dolar Kanada dari 1,2382 dolar Kanada.

Post Terkait